Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Rawat Jalan ke Rawat Inap, PKU Muhammadiyah Kertosono Bersiap Transformasi

Iklan Landscape Smamda
Dari Rawat Jalan ke Rawat Inap, PKU Muhammadiyah Kertosono Bersiap Transformasi
Dari Rawat Jalan ke Rawat Inap, PKU Muhammadiyah Kertosono Bersiap Transformasi
pwmu.co -

Semangat transformasi terus digaungkan dalam layanan kesehatan Muhammadiyah. Hal ini terlihat dalam kunjungan tim Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PWM Jawa Timur ke PKU Muhammadiyah Kertosono, Jumat (3/4).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program turba (turun ke bawah) MPKU PWM Jawa Timur dalam rangka monitoring perkembangan klinik Muhammadiyah–Aisyiyah tahun 2026. Sebelumnya, rombongan juga telah mengunjungi Klinik Aisyiyah Sine, Ngawi.

Tim yang dipimpin oleh Mundakir memilih pendekatan langsung tanpa seremoni. Mereka meninjau setiap ruang layanan, berdialog dengan pengelola, serta memberikan masukan secara real-time terhadap kondisi klinik.

Kepala Klinik PKU Muhammadiyah Kertosono, Alifah Hasna, menyampaikan bahwa klinik masih memiliki potensi pasar yang kuat dan kepercayaan masyarakat yang terjaga.

“Pasien masih ada, kepercayaan masyarakat masih terjaga. Kapitasi saat ini sekitar 2.000 peserta. Kami optimis PKU Muhammadiyah Kertosono masih sangat bisa dikembangkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Mundakir menegaskan bahwa PKU Muhammadiyah Kertosono harus segera melakukan lompatan pengembangan menuju layanan yang lebih komprehensif.

“Jika saat ini masih rawat jalan, maka harus segera dikembangkan menjadi klinik rawat inap. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas manfaat layanan,” tegasnya.

Selain pengembangan layanan, MPKU PWM Jawa Timur juga mendorong pembaruan secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, manajemen, maupun sistem digital.

Beberapa poin strategis yang disampaikan antara lain:

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

  • Pembenahan tampilan depan klinik agar lebih representatif
  • Penguatan manajemen dan tata kelola layanan
  • Penerapan electronic medical record (e-MR)
  • Penggunaan sistem billing terintegrasi

“Muhammadiyah adalah organisasi berkemajuan. Maka amal usaha kesehatannya harus dikelola secara modern dan profesional,” tambahnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut dr. Abdul Manaf selaku Ketua Divisi Pengembangan Klinik. Momentum ini dimanfaatkan untuk mendorong percepatan langkah strategis.

Dalam waktu dekat, akan digelar pertemuan teknis yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya PCM Kertosono, manajemen PKU Muhammadiyah Kertosono, MPKU PDM Lamongan, serta jajaran Direksi RS Muhammadiyah Lamongan, dengan fasilitasi MPKU PWM Jawa Timur.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi besar menuju klinik rawat inap yang unggul, modern, dan terpercaya.

Pengembangan PKU Muhammadiyah Kertosono bukan sekadar peningkatan fasilitas layanan, tetapi juga bagian dari misi dakwah Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan sebagai bentuk nyata penolong kesengsaraan umat.

Dengan semangat kolaborasi dan visi berkemajuan, PKU Muhammadiyah Kertosono diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menguatkan nilai kemanusiaan dan keislaman di tengah masyarakat.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡