Sidang Tanwir Muhammadiyah
Meskipun penulis tidak berada pada arena pembukaan sidang Tanwir. Apresiasi dan kebanggaan pada Persyarikatan, disiarkan dari sudut kecil salah satu peserta Undangan yang hadir, melalui pesan singkat (WhatsApp) dari seorang bankir, beliau adalah pak Halim, Direktur Utama dari Bank Nano Syariah.
Pesan singkatnya melalui WhatsApp tertulis “sebuah upaya dengan dedikasi luhur dari Muhammadiyah” dalam percakapan lanjutan bukan saja melambangkan dan melahirkan sikap Dan tindak yang sangat luhur bagi persatuan dan kesatuan bangsa yang sangat majemuk. tandas pak Halim, seorang sarjana theologi yang menjadi bankir itu.
Ternyata apresiasi dan kebanggaan terhadap persyarikatan bagi kalangan bankir bukan saja datang dari Direktur Utama Bank Nano Syariah, tapi juga dari para Direktur Utama Bank – Bank Syariah Nasional lainnya yang mereka juga diundang sebagai peserta undangan Pembukaan Sidang. Tanwir.
Para Bankir tersebut sengaja diundang dalam acara Pembukaan Sidang Tanwir, karena terdapat beberapa Bank Syariah yang telah menjadi mitra Muhammadiyah dalam mengelola dana dan keuangan Persyarikatan mulai dari tingkat pusat sampai tingkat cabang dan ranting bahkan juga individu warga persyarikatan.
Kerjasama kemitraan dengan berbagai lembaga keuangan khususnya bank, dalam beberapa periode terakhir ini, nampaknya menjadi perhatian serius pada Kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dalam pandangan penulis.
Kebijakan bermitra pada berbagai bank syariah nasional merupakan langkah yang strategis bukan saja pada upaya akselerasi atas gerakan ekonomi persyarikatan diberbagai level, tapi juga sebagai upaya interaksi positif untuk merintis dimungkinkannya Muhammadiyah membuat bank syariah sendiri. Sebagaimana yang telah banyak disarankan dan diharapkan oleh kalangan warga persyarikatan dan ummat Islam.
Hari-hati ke depan adalah hari-hari melaksanakan amanat keputusan sidang Tanwir Kupang. Dalam perspektif politik ekonomi, kapal besar persyarikatan tentu saja tidak berlayar pada laut biru yang tenang, sangat dimungkinkan memasuki laut luas yang gelombangnya sangat ekstrim. Semoga Kapal Besar Persyarikatan tetap kokoh dengan dedikasi dan keluhuran ideologi untuk tetap menjaga negeri. Sebagaimana apresiasi dan kebanggaan dari sudut kecil peserta undangan pembukaan Sidang Tanwir.
112 tahun usianya Muhammadiyah semakin menunjukkan sikap dan gerak memberi untuk negeri demi kemakmuran semesta dengan kemampuan dan kemandirian sendiri.
Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments