Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Tausiyah Lucu Hingga Bagi – Bagi Kue Lebaran, Ini Cara Siswa SD Mumtaz Rayakan Halalbihalal

Iklan Landscape Smamda
Dari Tausiyah Lucu Hingga Bagi – Bagi Kue Lebaran, Ini Cara Siswa SD Mumtaz Rayakan Halalbihalal
pwmu.co -
Siswa kelas 2 yang menjadi Mubaligh kecil SD Mumtaz sedang menerima sertifikat penghargaan. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)
Siswa kelas 2 yang menjadi Mubaligh kecil SD Mumtaz sedang menerima sertifikat penghargaan. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)

PWMU.CO – Suasana penuh keceriaan dan kehangatan mewarnai kegiatan Halalbihalal siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, atau yang lebih akrab disebut SD Mumtaz, pada Senin (14/04/2025).

Mengusung tema Bersihkan Hati, Merajut Silaturrahmi dan Menyatukan Hati, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6 bersama dewan guru dan karyawan. Kegiatan Halalbihalal berlangsung serentak di dua lokasi, yakni Gedung 1 di Jl. Raya Bebekan 269 Taman dan Gedung 2 di Jl. Husain Idris 14 Bebekan Pereng Taman.

Di Gedung 2, acara diawali dengan pembacaan ayat suci al Quran oleh Khairunnisa Ajwa Tsaqif dan Arkan dari kelas 3. Acara dilanjutkan dengan Islamic   Story Telling yang dibawakan oleh Naura dan Nafiza dari kelas 3. Selain itu juga ada sambutan hangat dari Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul Mubarok yang turut memeriahkan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Fatchul menyampaikan pentingnya memanfaatkan momentum Syawal untuk saling memaafkan dan mempererat ukhuwah.

“Idulfitri adalah saat yyang tepat untuk menyucikan kembali hati setelah sebulan penuh kita dilatih dalam Ramadhan,” tuturnya.

Tausiyah Halalbihalal

Eli Mahmudah memberikan tausiyah halalbihalal dihadapan 500 siswa dan guru. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)
Eli Mahmudah memberikan tausiyah halalbihalal dihadapan 500 siswa dan guru. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Humanika Dian Nusantara guru Ismuba dihadapan siswa kelas 3 sedangkan Wakil Kepala Sekolah bidang AIK SD Mumtaz, Eli Mahmudah memberikan tausiyah dihadapan guru dan siswa kelas 1 dan 2 yang berjumlah 500 siswa dan guru.  Menariknya, tausiyah ini berlangsung sangat atraktif dan komunikatif karena disampaikan di hadapan siswa kelas kecil, yakni kelas 1-2.

Dengan gaya khas yang ceria dan lucu, Eli mengawali tausiyah dengan mengajak seluruh siswa dan guru menyanyikan lagu bertema Lebaran. Lirik lagu tersebut mengandung pesan mendalam: bahwa yang terpenting dari Lebaran bukanlah pakaian baru, melainkan menyongsong hari baru dengan hati yang bersih karena telah saling memaafkan dan meningkatkan amal.

Dalam tausiyahnya, BEli menekankan bahwa dosa manusia terbagi dua: dosa kepada Allah dan dosa kepada sesama manusia.

“Dosa kepada Allah akan diampuni jika kita memohon ampun dan bersungguh-sungguh, seperti yang telah kita lakukan selama Ramadhan kemarin. Namun dosa kepada manusia hanya bisa terhapus dengan saling memaafkan. Maka, penting hari ini kita saling meminta dan memberi maaf,” jelasnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk tetap menjaga semangat Ramadhan dengan meningkatkan amal saleh di bulan Syawal.

“Silaturahmi, shalat sunnah, membaca al Quran, dan bersedekah adalah amaan yang perlu terus kita lanjutkan,” pesannya.

Menariknya, setelah tausiyah selesai, sejumlah siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan. Salah satunya adalah Adejo, siswa kelas 1, yang dengan polos dan semangat bertanya, “Bu, apa sih makna sunatullah itu? Dan kenapa ya kita harus tetap meningkatkan amal setelah Ramadhan?

Eli pun menjawab dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Ia menjelaskan bahwa sunatullah adalah aturan atau ketetapan Allah yang berlaku dalam kehidupan manusia, seperti harus berbuat baik agar hidupnya menjadi baik.

“Kalau kita ingin terus mendapat kebaikan setelah Ramadhan, maka amal-amal baik kita harus tetap dilanjutkan. Itulah cara menjaga hati tetap bersih,” jelasnya.

Pembagian Sertifikat Penghargaan dan Berkunjung ke Warga Sekitar

Perwakilan siswa setiap kelas meminta maaf berhalal bihalal dengan tetangga lingkungan sekolah. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)
Perwakilan siswa setiap kelas meminta maaf berhalal bihalal dengan tetangga lingkungan sekolah. (Nida Balqis Darajat/PWMU.CO)

Kegiatan berlanjut dengan pembagian sertifikat penghargaan untuk para Mubaligh Cilik SD Mumtaz yang aktif berdakwah selama bulan Ramadhan. Sebanyak 87 siswa telah ikut serta dalam kegiatan dakwah, dengan rincian safari dacil sebanyak 53 siswa, Islamic Story Telling 30 siswa dan

Islamic Digital Comic sebanyak 4 murid. Mereka melakukan kultum safari di masjid-masjid sekitar Sidoarjo dan Surabaya, membuat komik islami, hingga dakwah melalui storytelling di kanal YouTube SD Mumtaz.

Setelah bersalam salaman saling minta maaf, sebagai penutup, beberapa perwakilan siswa diajak mengunjungi rumah-rumah warga sekitar untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Tidak lupa perwakilan siswa dari kelas 1-3  bagi-bagi kue ke seluruh warga sekolah mulai dari ruang guru, ruang waka, ruang IT, kantin, koperasi, security, OB, hingga bapak-bapak antar jemput.

Kegiatan ini tidak hanya menguatkan nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menanamkan makna halalbihalal yang sebenarnya. SD Mumtaz, bersihkan hati, kembali suci, dan terus melangkah dalam kebaikan! (*)

Penulis Nida Balqis Darajat Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu