Search
Menu
Mode Gelap

Darul Arqam IMM dan IPM Jatim Tekankan Kolaborasi Kader Muda

Darul Arqam IMM dan IPM Jatim Tekankan Kolaborasi Kader Muda
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dr M Sulthon Amien MM (tengah) saat membuka Darul Arqam DPD IMM dan PW IPM di Agro Mulia, Prigen, Pasuruan (Hanifuddin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Darul Arqam Organisasi Otonom (Ortom) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur resmi dibuka di Agro Mulia, Prigen, Pasuruan pada Kamis (28/8/2025).

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Dr M Sulthon Amien MM dan dihadiri 50 peserta dari kedua Ortom.

Dalam sambutannya, Dr Sulthon Amien menekankan bahwa merawat kader adalah kunci keberlanjutan gerakan Muhammadiyah.

Menurutnya, kader bukan hanya perlu dicetak melalui pelatihan, tetapi juga dirawat secara berkelanjutan agar tumbuh menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PWM Jawa Timur, Dr phil Mohammad Rokib SS MA menekankan bahwa kader Muhammadiyah harus mengembangkan potensi tidak hanya sebagai individu yang kuat, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kolaboratif yang saling mendukung.

“Seperti yang ditegaskan oleh Ibnu Khaldun, manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang tidak akan pernah mencapai kesempurnaan sendirian. Dalam konteks ini, kader IMM dan IPM juga harus memahami bahwa kekuatan mereka justru lahir dari kebersamaan. Potensi kader tidak akan cukup jika hanya dikembangkan secara personal, tetapi harus melejit melalui kerja kolaboratif,” ujar Rokib.

Rokib menambahkan, tantangan era digital, khususnya dengan berkembangnya Artificial Intelligence (AI), menuntut kader untuk memperkuat solidaritas dan kekuatan kolektif.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kecerdasan pribadi, tetapi harus berjejaring, berbagi pengetahuan, dan bergerak bersama,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Darul Arqam kali ini mengusung semangat kebersamaan lintas ortom, yang diharapkan dapat melahirkan kader dengan kepemimpinan kolaboratif.

Selain sambutan dari MPKSDI, acara pembukaan ini juga diwarnai dengan diskusi hangat mengenai peran kader Muhammadiyah di tengah dinamika bangsa.

Kegiatan selanjutnya meliputi penguatan ideologi, pelatihan kepemimpinan, hingga praktik strategi gerakan pelajar dan mahasiswa Muhammadiyah.

Dengan semangat tersebut, Darul Arqam IMM dan IPM Jatim ini bukan hanya sekadar forum pelatihan, tetapi juga ruang pembibitan kader visioner yang siap menjaga nilai, merawat solidaritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi Muhammadiyah serta bangsa, di tengah tantangan zaman. (*)

 

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments