Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Data Awal Jadi Baseline: Muhammadiyah Perkuat Penelitian Khitan Perempuan

Iklan Landscape Smamda
Data Awal Jadi Baseline: Muhammadiyah Perkuat Penelitian Khitan Perempuan
MPKU PP Muhammadiyah bersama UNFPA menggelar rapid assesment terkait khitan perempuan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah bersama United Nations Population Fund (UNFPA) menggelar Rapid Assessment implementasi Keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Muhammadiyah tentang khitan perempuan atau Pemotongan dan Perlukaan Genitalia Perempuan (P2GP). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/9/2025), di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat.

Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui sejauh mana Keputusan Tarjih Muhammadiyah tahun 2014 tentang khitan perempuan tersosialisasikan dan diimplementasikan di kalangan warga Muhammadiyah. Keputusan tersebut menegaskan bahwa khitan perempuan tidak dianjurkan (ghoiru masyru’), karena menimbulkan mudharat lebih besar daripada manfaat, hanya merupakan tradisi lokal, dan tidak memiliki dasar syar’i yang kuat.

Rapid Assessment dilakukan sebagai tahap awal penyusunan instrumen penelitian baku. Penilaian ini menggunakan kuesioner berbentuk Google Form yang disebarkan kepada 108 responden dari unsur Majelis, Lembaga, dan Ortom Muhammadiyah. Instrumen penelitian mencakup delapan komponen, yaitu Knowledge/Pengetahuan, Attitude/Sikap, Behaviour/Perilaku, Culture and Beliefs/Budaya dan Kepercayaan, Reinforcing Factors/Faktor Penguat, Enabling Factors/Faktor Pemungkin, Sosialisasi dan Implementasi Keputusan Tarjih, serta Refleksi dan Rekomendasi.

Hasil analisis menunjukkan adanya beberapa faktor yang perlu dikaji lebih dalam sehingga memerlukan instrumen penelitian yang lebih baku. Untuk menyusunnya, setelah pemaparan hasil Rapid Assessment, peserta dibagi menjadi empat kelompok guna memperdalam analisis konten instrumen. Komponen yang dibahas antara lain Knowledge–Attitude; Behaviour–Culture; Reinforcing–Enabling–Keputusan Tarjih–Rekomendasi; serta kelompok Kuantitatif.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dalam diskusi, peserta menekankan pentingnya memperkaya analisis kuantitatif dengan pendekatan kualitatif, memperhatikan dilema yang dihadapi tenaga kesehatan, serta memperkuat sosialisasi melalui media sosial. Pertemuan ini menyepakati bahwa data Rapid Assessment dijadikan baseline untuk penelitian lanjutan sekaligus evidence based bagi MTT dalam proses mentanfidzkan keputusan terkait khitan perempuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡