
PWMU.CO — Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UM Surabaya) kembali melantik lulusan dokter baru dalam Pelantikan Dokter Periode ke-7 pada Selasa (6/5/2025) dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung At-Ta’awun UM Surabaya.
Acara ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK RI, Dr dr Sukadiono MM.
Dalam sambutannya, Dr Sukadiono mengucapkan selamat kepada para lulusan dan menyampaikan apresiasi atas komitmen FK UM Surabaya yang terus menjaga kualitas pendidikan kedokteran yang berlandaskan nilai-nilai islami.
“Ikrar dalam sumpah dokter bukan sekadar seremoni, tapi pedoman luhur dalam menjalani profesi yang penuh tanggung jawab ini,” ujarnya.
Dr Sukadiono juga menyoroti tantangan nasional terkait jumlah dan distribusi dokter di Indonesia. Menurut data tahun 2025, jumlah dokter di Indonesia masih belum mencapai rasio ideal yang ditetapkan WHO, yakni satu dokter untuk setiap 1.000 penduduk. Dengan jumlah penduduk Indonesia mencapai 285 juta jiwa, dibutuhkan sekitar 114.000 dokter tambahan untuk memenuhi standar tersebut.
Namun, menurutnya, persoalan yang lebih mendesak bukan hanya kuantitas, tetapi kesenjangan dalam persebaran dokter, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur yang masih kekurangan tenaga medis.
“Karena itu, saya mengajak para dokter yang baru dilantik untuk tidak hanya memandang profesi ini sebagai jalan karir, tetapi sebagai misi pengabdian. Tidak semua orang bisa menyentuh kehidupan manusia dengan cara yang begitu mulia,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya menjawab panggilan kemanusiaan, menjunjung tinggi etika profesi, dan terus belajar sepanjang hayat. Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya mengatasi kesenjangan rasio dan distribusi dokter di seluruh Indonesia melalui berbagai kebijakan dan program strategis.
Acara pelantikan ini menjadi momentum bagi para dokter baru untuk menapaki perjalanan profesi dengan semangat pengabdian, di manapun mereka ditempatkan.
Penulis Rahma Ismayanti Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan







0 Tanggapan
Empty Comments