
PWMU.CO – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Dewan Kerabat KH. Ahmad Dahlan Qobilah SMAS Muhammadiyah 2 Genteng (SMA Muha) Banyuwangi mengadakan kegiatan pengkaderan Jaya Melati 1 selama dua hari satu malam, pada Jumat–Sabtu (18–19 April 2025). Kegiatan ini dipusatkan di lingkungan sekolah SMA Muha Genteng.
Sebanyak 20 siswa kelas X yang menjadi peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan dasar ini.
Kegiatan tersebut dipandu oleh kakak kelas dari siswa kelas XI dan XII yang tergabung dalam aktivis HW SMA Muha Genteng. Ketua Kwartir Daerah HW Banyuwangi, M. Fajri, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Risal Setyo Pratomo SPd, selaku pembina HW SMA Muha Genteng, menjelaskan bahwa kegiatan ini baru bisa dilaksanakan karena padatnya agenda sekolah, mulai dari libur panjang hingga persiapan dan pelaksanaan ujian akhir kelas XII.
“Kami merasa bertanggung jawab untuk terus mencetak kader-kader HW sesuai amanah persyarikatan. Di sekolah Muhammadiyah, minimal harus ada tiga ekstrakurikuler wajib: IPM, HW, dan Tapak Suci. Bahkan ada siswa yang mengikuti dua kegiatan sekaligus, yaitu HW dan Tapak Suci, dan mereka turut bergabung dalam pelatihan ini,” jelas Risal.
Menyiapkan Kader Tangguh dan Mandiri
Acara pembukaan dilaksanakan pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB dan dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Daerah HW Banyuwangi, M. Fajri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta.
“Selama dua hari kalian akan ditempa agar menjadi kader yang tangguh, mandiri, tidak cengeng, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini bukan dilakukan di hutan, melainkan di lingkungan sekolah. Namun manfaatnya akan terasa besar ketika kalian sudah terjun ke masyarakat,” ujar Fajri.
Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali berbagai materi dasar ke-HW-an seperti navigasi, penyusunan proposal, pembangunan bivak, teknik menghidupkan api di alam bebas, serta kegiatan perjalanan sehari (perjari). Tak hanya itu, mereka juga diajak membiasakan shalat berjamaah, shalat malam, dan shalat dhuha secara tepat waktu.
Risal mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan hingga penutupan pada Sabtu sore.
“Alhamdulillah, seluruh peserta tampak bugar hingga akhir acara. Tidak ada yang sakit, bahkan mereka tertantang untuk mengikuti kegiatan serupa di luar sekolah seperti kemah alam bebas,” pungkasnya.
Penulis Abdul Muntholib Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan





0 Tanggapan
Empty Comments