Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Digitalisasi, Internasionalisasi, dan Keislaman Jadi Fokus Utama Rapat Kerja SD Mumtaz

Iklan Landscape Smamda
Digitalisasi, Internasionalisasi, dan Keislaman Jadi Fokus Utama Rapat Kerja SD Mumtaz
pwmu.co -

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) sukses menggelar Rapat Kerja Penyusunan Program Sekolah 2025/2026 di Locca Lodge Dlundung, Mojokerto pada Sabtu-Minggu (2-3/8/2025).

Sebanyak 43 pimpinan dan staf berkumpul untuk menyusun peta jalan pengembangan sekolah dengan tiga fokus utama: digitalisasi, internasionalisasi, dan penguatan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Suasana sejuk dan tenang di Locca Lodge menjadikannya pilihan tepat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Dengan suasana yang nyaman dan jauh dari hiruk-pikuk kota, tempat ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk lebih fokus dan berdiskusi secara mendalam dalam merancang strategi serta inovasi sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Rahadian Arif Rahman SS MAP membuka raker dengan tantangan visioner.

“Di usia ke-75, SD Mumtaz harus berani bertransformasi. Kita bukan lagi sekadar mengelola sekolah, tapi membangun peradaban pendidikan yang unggul secara teknologi, global, dan tetap berakar pada nilai Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Risky Johan Prasetyo MPd memaparkan Tiga Pilar Transformasi Mumtaz 2026. Ketiga pilar tersebut meliputi:

1. Digitalisasi, yang mencakup implementasi pembelajaran berbasis AI untuk personalisasi belajar, pelatihan kompetensi pengajaran digital bagi seluruh guru, serta pengembangan laboratorium virtual untuk mata pelajaran sains dan matematika.

2. Internasionalisasi, dengan fokus pada kerja sama program pertukaran pelajar (student exchange) dengan sekolah dasar di Malaysia dan Singapura, penyempurnaan program kelas bilingual dengan kurikulum adaptif, serta sertifikasi internasional bagi siswa melalui Cambridge Primary.

3. Penguatan Al-Islam Kemuhammadiyahan, yang meliputi program Tahfidz Tematik terintegrasi dengan mata pelajaran, pengembangan modul karakter Islami berbasis pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), serta pelatihan guru dalam metode pembelajaran nilai Islam kontemporer.

“Kami akan meluncurkan Mumtaz Digital Campus sebagai wujud nyata transformasi ini,” ucapnya.

Sementara pada hari kedua, dilanjutkan pemaparan dari Fityan Izza Noor Abidin SE MSA. Dalam pemaparannya, Fityan menekankan pentingnya sinergi antar unit kerja dalam lembaga pendidikan.

Ia menyampaikan bahwa pola kerja yang terstruktur dan berbasis kolaborasi merupakan kunci utama untuk menciptakan lembaga yang profesional, produktif, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Lebih lanjut, Fityan mengajak seluruh peserta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan seluruh staf SD Mumtaz untuk memahami kembali struktur organisasi serta peran masing-masing.

“Pola kerja yang baik dimulai dari pemahaman yang jelas mengenai tugas dan tanggung jawab, kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi yang efektif serta komitmen bersama,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran SD Mumtaz semakin solid dalam menjalankan tugasnya, serta mampu membangun lingkungan kerja yang sehat, efisien, dan berorientasi pada mutu pendidikan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu