Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dihadiri 200 Peserta, Musycab ke-5 PCIM dan PCIA Malaysia Berjalan Penuh Semangat Kebersamaan

Iklan Landscape Smamda
Dihadiri 200 Peserta, Musycab ke-5 PCIM dan PCIA Malaysia Berjalan Penuh Semangat Kebersamaan
Formatur PCIM Malaysia. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Sebagai bagian dari ketertiban organisasi dan penyegaran kepengurusan, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke-5  yang berlangsung penuh semangat kebersamaan pada Ahad (26/10/2025) di Rumah Hamka Malaysia, Gombak, Batu Caves, Selangor.

Acara Musycab ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta, yang merupakan delegasi dari 10 Ranting Istimewa Muhammadiyah dan 5 Ranting Istimewa Aisyiyah.

Acara ini juga dihadiri oleh penasihat PCIM dan PCIA Malaysia, peninjau dari unsur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Malaysia (IMM) Malaysia, serta tamu istimewa dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Musycab ini dibuka secara resmi oleh perwakilan KBRI Kuala Lumpur, Wisnu Krisnamurti, selaku Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur.

Dalam sambutannya, Wisnu menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musycab ini.

“Sebelumnya, atas nama Bapak Hermono, Duta Besar Republik Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak dapat hadir pada acara penting ini. Saat ini beliau sedang mendampingi Bapak Presiden Republik Indonesia dalam Sidang Puncak ASEAN ke-47,” ujarnya.

Wisnu juga mengapresiasi peran PCIM dan PCIA Malaysia dalam memajukan Indonesia di berbagai bidang

“Tema yang diusung pada Musycab kali ini sungguh luar biasa, yakni Menguatkan Sinergi, Kolaborasi, dan Inovasi untuk Gerakan Islam Berkemajuan. Kepemimpinan akan silih berganti dan kami berharap pimpinan yang terpilih nantinya dapat semakin mempererat hubungan dengan KBRI serta berbagai organisasi lainnya demi kemajuan bersama. Selamat bermusyawarah,” pungkasnya.

Dalam sidang pleno PCIM Malaysia, peserta Musycab telah memilih sembilan formatur, yaitu:

1. Aunilla Ahmad.

2. Muntamakhin.

3. Ahmad Azam.

4. Fauzi Fatkhur.

5. Darsun Safuan.

6. Zeldi Suryadi.

7. Ahmad Fathoni.

8. Ikhwan Fauzi Nasution.

9. Zulfan Haedar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selanjutnya, dalam rapat formatur, telah diputuskan bahwa Fauzi Fatkhur terpilih sebagai Ketua PCIM Malaysia dan Aunilla Ahmad sebagai Sekretaris PCIM Malaysia untuk periode 2025-2027.

Fauzi Fatkhur yang terpilih kembali sebagai Ketua PCIM Malaysia, menyampaikan bahwa PCIM akan bekerja lebih keras ke depannya.

“Kami percaya PCIM Malaysia akan terus maju melalui kerja kolektif. Amanah ini memang berat bagi saya, namun dengan dukungan dari semua pihak serta bimbingan para sesepuh dan penasihat PCIM Malaysia, Insyaallah kami dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sidang pleno PCIA Malaysia, peserta Musycab telah memilih tujuh formatur, yaitu:

1. Nita Masyitah, M.Ed.

2. Dr. Dini Handayani.

3. Nurul Octavia, B.Sc., M.B.A.

4. Nuriyatun Nafi’ah.

5. Renggo.

6. Umi Kalsom.

7. Harzuli Astutik.

Dalam rapat formatur, telah diputuskan bahwa Dini Handayani terpilih sebagai Ketua PCIA Malaysia dan Umi Kalsom sebagai Sekretaris PCIA Malaysia.

Formatur PCIA Malaysia. Foto: Istimewa.
Formatur PCIA Malaysia. Foto: Istimewa.

Dalam sambutan perdananya, Dini Handayani mengaku tidak menyangka akan mendapat kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai ketua.

“Saya tidak menyangka dan belum bisa banyak berucap. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Mohon dukungan dari semua pihak dalam mengemban amanah ini,” tuturnya. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu