Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kota Mojokerto menyelenggarakan kegiatan In House Training dengan tema “Analsis Swot, Stategi Sukses SPMB Naik 200 persen”.
Acara ini berlangsung pada Sabtu (14/02/2026) di SMP Muhammadiyah 1 kota Mojokerto dengan tujuan memberikan wawasan dan strategi peningkatan efektivitas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kota Mojokerto.
Training kali ini ini menghadirkan Dr Mulyana SPd MSi sebagai pemateri utama seorang konsultan pendidikan nasional dan ahli strategi pengembangan sekolah.
Dalam materinya, Dr Mulyana membagikan berbagai pendekatan strategis yang terbukti mampu meningkatkan jumlah pendaftar SPMB hingga 200 persen melalui menjalin kemitraan, memperbaiki branding sekolah, layanan SPMB terukur serta Teori Zona.
Acara ini terhadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah, dikdasmen, kepala sekolah, wakil kepala sekolah. Tidak ketinggalan, tim SPMB dari 5 sekolah Muhammadiyah di kota Mojokerto mulai jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK Kota Mojokerto.
Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi materi, diskusi, dan studi kasus yang diberikan.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Mojokerto, H Heru Iswanto MAg menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat daya tarik sekolah-sekolah Muhammadiyah kepada masyarakat luas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh sekolah dapat mengimplementasikan strategi terbaik yang mampu meningkatkan angka pendaftaran, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan kita” ujar beliau.
Salah satu peserta pelatihan, Kepala SD Muhammadiyah Plus Rodliyah menyampaikan apresiasi atas materi yang tersampaikan.
“Pendekatan dan strategi yang dibagikan sangat aplikatif dan langsung dapat kami terapkan di sekolah. Ini menjadi bekal penting untuk merumuskan strategi SPMB sukses yang lebih efektif” ujarnya.
Harapannya, In House Training ini menjadi momentum bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Mojokerto untuk semakin meningkatkan kualitas dan keberhasilan penerimaan siswa baru. Serta memperkuat reputasi pendidikan Muhammadiyah di masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments