Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dewan Sughli Daerah (DSD) Hizbul Wathan Lamongan berlanjut dengan penyampaian materi keempat bertema Manajemen Lapangan pada Kegiatan Hizbul Wathan.
Materi tersebut disampaikan oleh Ramanda Ghozi dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, Sabtu (17/1/2026)
Dalam paparannya, Ramanda Ghozi menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan lapangan sangat ditentukan oleh kesolidan panitia dan peserta. Menurutnya, manajemen lapangan memiliki peran strategis dalam menjamin keselamatan, menjaga ketertiban, mengoptimalkan sumber daya, membangun karakter kader, serta memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
“Manajemen lapangan harus disiapkan dengan matang agar kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan tujuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa tanpa perencanaan dan pengelolaan lapangan yang baik, kegiatan kepanduan berpotensi menghadapi berbagai kendala, baik teknis maupun nonteknis. Oleh karena itu, kemampuan mengelola lapangan menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh setiap kader Dewan Sughli.
Tidak hanya penyampaian teori, peserta juga dibekali praktik langsung berupa penyusunan agenda kegiatan secara sistematis. Melalui praktik ini, peserta dilatih menyusun alur kegiatan yang terencana dan terstruktur sebagai bekal dalam mengelola kegiatan Hizbul Wathan di lapangan.
Untuk menjaga suasana tetap kondusif dan peserta tetap fokus, Ramanda Ghozi menyelipkan hiburan singkat di sela-sela penyampaian materi. Metode ini terbukti mampu meningkatkan konsentrasi dan semangat peserta selama mengikuti diklat.
Materi manajemen lapangan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas peserta Diklat DSD HW Lamongan dalam merancang dan mengelola kegiatan kepanduan yang aman, efektif, dan bermakna. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments