
PWMU.CO – SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen merasa bangga dan bersyukur mendapat kepercayaan menjadi tempat studi banding (benchmarking) dari SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Klaten pada Kamis (12/6/2025).
Kegiatan dipusatkan di Kampus 2 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, ruang pertemuan 104, mulai pukul 08.00–11.00 WIB. Studi banding ini difokuskan pada pelaksanaan program kerja Bursa Kerja Khusus (BKK) dan sharing program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau yang kini dikenal sebagai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Peserta studi banding berjumlah 32 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan Asosiasi BKK dari 14 SMK Muhammadiyah di Kabupaten Klaten:
- SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara
- SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara
- SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara
- SMK Muhammadiyah 1 Klaten Tengah
- SMK Muhammadiyah 1 Klaten Selatan
- SMK Muhammadiyah 2 Klaten Selatan
- SMK Muhammadiyah 1 Jatinom
- SMK Muhammadiyah 2 Jatinom
- SMK Muhammadiyah 1 Prambanan
- SMK Muhammadiyah 1 Cawas
- SMK Muhammadiyah 1 Wedi
- SMK Muhammadiyah 2 Wedi
- SMK Muhammadiyah 1 Ceper
- SMK Muhammadiyah 1 Delanggu.
Acara dibuka oleh Galih Agus Setiyono SPd Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Dilanjutkan dengan sambutan dari Prihari Darwiyono MPd perwakilan SMK Muhammadiyah Klaten Utara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan fasilitas yang diberikan.
“Sambutan yang luar biasa, dan ketika masuk ke SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, luar biasa bagus sekolahnya. Kami berharap pulang dari sini mendapatkan materi pengembangan yang bisa kami terapkan di sekolah kami, terutama dalam pengelolaan Bursa Kerja Khusus (BKK) dan program penerimaan peserta didik baru,” ujarnya.
Ia juga memperkenalkan seluruh kepala sekolah SMK Muhammadiyah Kabupaten Klaten yang hadir dalam studi banding. “Kami juga hadir bersama senior atau alumni kepala sekolah yang ada di Kabupaten Klaten. Memang kami meminta kepada senior ini untuk tetap mendampingi kami dalam mengembangkan SMK Muhammadiyah Kabupaten Klaten. Terus terang, kami di Klaten seluruh kepala sekolah sangat kompak dalam berkegiatan, dengan harapan dapat mencontoh kemajuan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen,” tambahnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch Arief Luqman Hakim MPd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tempat studi banding. Ia hadir bersama jajaran wakil kepala sekolah, kepala konsentrasi keahlian, dan ketua BKK.
“Selamat datang di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Terima kasih atas kepercayaan memilih sekolah kami. Pada intinya, kita saling sharing dalam kesempatan ini: berdiskusi, bertukar ide maupun gagasan, serta bertukar persoalan untuk kemajuan sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.
Selain sambutan, Kepala Sekolah juga memaparkan materi sharing terkait PPDB. Ia menyampaikan bahwa kunci sukses PPDB diawali dengan pembentukan panitia yang terdiri dari empat tim kerja: tim pendaftaran dan pemetaan, tim sambut calon siswa dan jemput bola, tim publikasi dan promosi, serta tim presentasi dan kemitraan.
Materi inti studi banding berikutnya adalah program kerja Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Disampaikan oleh Koordinator BKK, Puji Hartono ST yang membagikan pengalaman teknis pelaksanaan program BKK.
“Untuk kerja BKK harus memiliki visi dan misi pengembangan berkemajuan dalam menyalurkan lulusan. Berangkat dari pendataan siswa kelas XII, dilakukan rekrutmen, sampai anak masuk ke perusahaan atau industri, kita harus dampingi,” jelasnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta studi banding melakukan kunjungan ke Bengkel atau Workshop Teknik Alat Berat SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Kegiatan ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama di lobi Kampus 2. (*)
Penulis Syaiful Efendi Editor M Tanwirul Huda


0 Tanggapan
Empty Comments