
PWMU.CO – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Kajian Ramadhan 1446 H di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Sabtu (8/3/2025) atau bertepatan dengan 8 Ramadhan 1446 H.
Kegiatan yang dihadiri 3000 peserta ini mengusung tema Baldah Thayyibah : Refleksi untuk Negeri.
Rektor Umla Prof Dr A Aziz Alimul Hidayat M Kes menyatakan penunjukan Umla sebagai lokasi Kajian Ramadhan PWM Jatim secara langsung saat kegiatan kajian Ramadhan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tahun lalu.
“Saat itu saya berfikir kalau kapasitas 1000 orang Umla punya aula” Tutur Aziz sapaan akrabnya.
Mengingat respon warga Muhammadiyah terutama Lamongan yang biasanya antusias menghadiri kegiatan, diputuskan untuk membangun dome atas persetujuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan
Rasa Syukur Setelah 5 Bulan
Pembangunan resmi dome diawali peletakan batu pertama oleh Prof Dr Haedar Nashir pada Oktober 2024.
“Saya kembali menghubungi PWM Jatim menanyakan tanggal pelaksanaan kajian dan dijawab tanggal 8 Maret. Disitu pusing lagi saya”, Aziz menceritakan
Diiringi perjuangan tidak mudah proses pembangunan dome Umla termasuk faktor cuaca akibat musim penghujan,
Aziz bersyukur lima bulan setelah peletakan batu pertama dome Umla bisa digunakan.
“Terima kasih saya sampaikan pada tim ahli Ir Agus Wijianto yang memberi gagasan gambaran yang menghandel langsung pembangunan dome ini”.
Aziz yang menggantikan Budi Utomo almarhum rektor Umla sebelumnya, optimis dengan perkembangan Umla ke depan menilik tiga tahun ke belakang tingkat penerimaan mahasiswa yang selalu meningkat
“Tentu ini tidak lepas dari peran PDM PCM PRM dan seluruh jajaran nya yang senantiasa mensupport membantu mempromosikan Umla, terima kasih”

Harapan Masa Depan
Keberadaan dome Umla diharapkan menjadi pusat dakwah di samping sebagai pusat kegiatan mahasiswa
“Tidak bisa kita pungkiri menggerakkan massa itu penting”, tegas Aziz
Aziz mengenang awal memimpin Umla yang saat itu berusia enam tahun, terselip harapan Umla bisa bersaing dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang sudah ada
” Pengambilan nama dome ini saya sengaja karena ingin menyaingi dome UMM Malang”, tutur Aziz diiringi tepuk tangan hadirin
Umla terus berbenah untuk memantaskan slogan global university diantaranya dengan adanya mahasiswa asing yang belajar di Umla
“Pendaftaran mahasiswa asing sudah kami tutup sejak Januari karena sudah memenuhi kuota. Lulusan Umla juga sudah beberapa orang bekerja di luar negeri”
Aziz tidak lupa meminta maaf atas kondisi ruangan jika dirasa kurang nyaman
“Tapi saya percaya semangat ber Muhammadiyah yang tinggi dari hati para kader sehingga menjadi dingin”
Aziz yakin Umla kampus masa depan yang mampu bersaing di nasional maupun internasional
Dome Umla adalah bagian penting dari pembuktian slogan Umla global university
Yunia Zahrotin Nisa’ Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments