
PWMU.CO – Ibu-ibu Aisyiyah di Kecamatan Watukebo, Kabupaten Jember, mendapat suntikan motivasi untuk membuka usaha dagang. Adalah dosen Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) Dra Sawitri Komarayanti MA yang menyuntikkan semangat itu.
“Jadi ibu-ibu harus bisa produktif dan mandiri dengan cara membuka usaha. Misalnya dengan cara membuka toko atau yang lainnya,” ungkap pengajar Program Studi Pendidikan Biologi UM Jember ini.
Sawitir menyampaikan hal itu dalam Pengajian Koordinasi Aisyiyah Se-Cabang Watukebo bertema ‘Gerakan Ekonomi Perempuan: Jihad Dakwah Aisyiyah untuk Keselamatan Umat’, yang digelar di MI Muhammadiyah 2 Pontang, Watukebo, Ahad (5/8/18).
Digunakan sebagai tempat pengajian dalam rangka memeringati Milad Aisyiyah ke-104 itu, sekolah yang berjulukan MI Muda Ceria itu terlihat begitu semarak. “Semua guru MI Muda Ceria turut serta dalam menyemarakkan pengajian kali ini,” ungkap Riski Miftahul Jannah, guru kelas IV.
“Kami senang Ranting Pontang Barat menjadi tuan rumah kali ini. Apalagi kegiatan ditempatkan di MI Muda Ceria. Sekalian mengenalkan sekolah kami yang berslogan ‘Sekolah Inspirasi, Sekolah Dasar Berbasis Islam’ ini kepada masyarakat yang ada di Cabang Watukebo,” tambah Riski Miftahul Jannah. Pimpinan Ranting Ranting Aisyiyah (PRA) Pontang Barat adalah satu dari tujuh PRA yang ada di Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Watukebo.
Bukan hanya guru-guru MI Muda Ceria, para pemudi Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Pontang Barat juga turut membantu menyukseskan acara. “Nasyiatul Aisyiyah menjadi penerima tamu, sebagian lagi ada yang membuka bazar menjual, berbagai macam makanan,” tegas Brigitta Salsabilla, salah satu aktivis PRNA Pontang Barat.
Penampilan nasyid dan tari-tarian dari TK Aisyiyah atau Aisyiyah Bustanul Aathfal (ABA) 2 Pontang dan TPA Al Ikhlas pun membuat semarak acara tersebut. (Adis)






0 Tanggapan
Empty Comments