Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Bintang Timnas Piala AFF U-16 Siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta 

Iklan Landscape Smamda
Dua Bintang Timnas Piala AFF U-16 Siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta 
pwmu.co -
Kepala SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Darmansyah bersama Pelatih Timnas Bima Sakti dan dua pemain Timnas Asal SMA Muhammadiyah 7 Yogya: Fadel Ahmad Arrafi (kiri) dan Achmad Zidan Arrosyid. Dua Bintang Timnas Piala AFF U-16 (Yusron Ardi Darmawan/PWMU.CO)

Perjuangan Zidan 

Perjuangan berbeda dialami Achmad Zidan Arrosyid. Sebelumnya ia memang tak masuk daftar 30 pemain yang PSSI rilis untuk ikut pemusatan latihan di UNY sebagai persiapan Piala AFF U-16 2022. 

Namun, Zidan—sapaan akrabnya—akhirnya bisa masuk ke skuad final Piala AFF U-16 2022. Sebab, pemain yang bernaung di tim muda PSS Sleman itu mendapat promosi di tengah pemusatan latihan. 

Zidan sendiri sejatinya sempat dipanggil ikut pelatihan nasional pada bulan puasa lalu. Sayangnya, dia absen karena cedera patah tulang. Saat itu dia jatuh dari motornya ketika berangkat latihan. Setelah sembuh, barulah siswa kelas X SMA Mutu Yogyakarta itu menyusul ikut Latihan. 

Salah satu media terkemuka asal Vietnam, Thethao247.vn membahas sisi unik skuad Timnas U-16 Indonesia di ajang Piala AFF U-16 2022 ini. Yaitu Achmad Zidan Arrosyid memiliki unsur nama Zidane Zidan dan Femas Aprian Crespo yang mengambil nama Hernan Crespo, legenda pemain bola dunia. 

Sekolah Muhammadiyah Berbasis Olahraga 

Kepala SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Darmansyah SH mendukung kedua siswanya untuk fokus membela Indonesia di Timnas U-16. “Pihak sekolah mendukung penuh terkait akademik kedua siswa dan berharap agar Fadel dan Zidan mampu menuangkan segala kemampuan untuk Merah Putih,” ujarnyaujarnya pada PWMU.CO.

Dia pun bersyukur, kader terbaik Muhammadiyah mampu bersinar dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Bahkan, SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta—oleh persyarikatan Muhammadiyah—kini ditunjuk menjadi sekolah Muhammadiyah berbasis olahraga. 

“Arah pengembangan ke depan menghasilkan atlet yang berakhlakul karimah dalam proses pendidikan, di samping pendekatan akademik juga ada nilai plusnya tadi, olahraga!” imbuh Darmansyah. 

Dia lantas menegaskan, olahraga dapat berkolerasi dengan kemampuan akademik sehingga keduanya berjalan beriringan dan saling mendukung. (*) 

Editor Mohammad Nurfatoni/SN

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu