Suasana halaman SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih pada Senin (25/8/2025) terasa berbeda dari biasanya. Upacara bendera yang umumnya hanya dipenuhi semangat nasionalisme, kali ini semakin istimewa karena diwarnai kabar membanggakan dari salah satu siswa berprestasi.
Adalah Stanley Junio Yahono, siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, yang berhasil mengharumkan nama sekolah di tingkat regional. Stanley meraih dua medali perak dari ajang bergengsi.
Pertama, dia memperoleh Silver Medal di ajang RSC Tulungagung. Kedua, ia kembali mencatat prestasi dengan meraih Medali Perak Olimpiade Matematika Obor Langit di Malang.
Prestasi ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh warga sekolah. Stanley tampil di depan barisan peserta upacara sebagai simbol nyata hasil kerja keras, doa, dan dukungan bersama.
Seruan semangat bahkan menggema di halaman sekolah: “Bukan kaleng-kaleng, siswa SD Mutu terus membuktikan mutunya!”
Guru, siswa, hingga tamu undangan larut dalam kebanggaan. Kepala sekolah menegaskan bahwa keberhasilan Stanley merupakan buah kerja sama antara sekolah, guru, orang tua, dan tentu saja ketekunan sang siswa.
“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi motivasi untuk menggapai lebih banyak kemenangan di masa depan,” ujarnya.
Keberhasilan Stanley terasa semakin istimewa karena diraih pada bulan Agustus, bulan yang penuh makna bagi bangsa Indonesia.
Saat seluruh rakyat memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Stanley menghadirkan hadiah berupa prestasi akademik.
Pesan yang tersirat: kemerdekaan tak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan karya dan dedikasi generasi muda.
Upacara bendera kali ini benar-benar menghadirkan nuansa berbeda. Tidak hanya bendera merah putih yang berkibar gagah di langit Ngadiluwih, tetapi juga semangat juang yang membara dalam hati seluruh peserta.
Guru-guru berharap semangat juara yang ditunjukkan Stanley dapat menular kepada siswa lainnya, sehingga akan lahir lebih banyak generasi bermental tangguh dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan demikian, upacara bendera 25 Agustus 2025 di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih tercatat bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan sebuah peristiwa bersejarah.
Stanley Junio Yahono menjadi teladan nyata bahwa generasi muda bisa mengisi kemerdekaan dengan prestasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments