Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Santri Asuh Pantimu Gersikan Lulus SD dengan Prestasi dan Haru

Iklan Landscape Smamda
Dua Santri Asuh Pantimu Gersikan Lulus SD dengan Prestasi dan Haru
pwmu.co -
Dua santri asuh mereka, Dani dan Giva, dinyatakan lulus dari jenjang sekolah dasar. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Panti Asuhan Muhammadiyah (Pantimu) Gersikan, Surabaya, Jumat (2/5/2025).

Dua santri asuh mereka, Dani dan Giva, dinyatakan lulus dari jenjang sekolah dasar (SD).

Keduanya berasal dari sekolah yang berbeda, namun sama-sama swasta. Dani, yang telah empat tahun tinggal di asrama Pantimu, berhasil menuntaskan pendidikan dasar dengan nilai membanggakan: rata-rata 90,90.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa lulus dengan nilai seperti ini,” ujar Dani dengan wajah sumringah.

Selama ini, ia menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah dan aktif dibimbing oleh pengurus panti serta gurunya, terutama Ustadzah Tri selaku wali kelas.

Ustadzah Tri kerap menjalin komunikasi intens dengan pengurus panti untuk memastikan Dani tidak kehilangan arah dan semangat belajar.

“Kuncinya adalah sinergi antara guru dan pengasuh di panti,” ungkapnya.

Sementara itu, Giva yang baru tahun ini tinggal di asrama bersama dua adiknya, menyimpan kisah perjuangan tersendiri.

Awalnya ia sempat terancam putus sekolah karena kondisi keluarga yang tidak memungkinkan. Bahkan, Giva dan adik-adiknya sempat merengek ingin kembali ke rumah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Namun berkat kerja keras pengurus, karyawan panti, serta dukungan dari pihak keluarga, mereka akhirnya bersedia bertahan dan menjalani kehidupan asrama.

“Saya sangat lega bisa lulus. Awalnya deg-degan, tapi alhamdulillah semua bisa dilalui,” ujar Giva.

Kepala Panti Pantimu Gersikan, Ustadz H Abu Hasan, mengapresiasi capaian dua santri asuh tersebut.

Ia menegaskan pentingnya perhatian terhadap pendidikan santri sejak jenjang dasar.

“Kami terus membuka peluang bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk bisa tinggal dan belajar di Pantimu. Saat ini kami fokus memenuhi kuota untuk santri asuh tingkat SD,” ujarnya. (*)

Kisah Dani dan Giva menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang baik, anak-anak dari latar belakang sulit pun bisa berprestasi dan menatap masa depan dengan penuh harapan.

Penulis Abdul Muizz Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu