Search
Menu
Mode Gelap

Dua Santri MBS Al Amin Sabet Emas ME Award 2021

Dua Santri MBS Al Amin Sabet Emas ME Award 2021
pwmu.co -
Dua santri
Rayyan Naufal Ashoumi Ekhiasan

PWMU.CO– Dua santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Amin Bojonegoro mendapatkan medali emas Muhammadiyah Education (ME) Awards 2021 Special Edition kategori Lomba Pidato Bahasa Arab untuk tingkat SMP dan SMA.

Pengumuman pemenang ME Awards disampaikan di Gedung PWM Jatim Jl. Kertomenanggal Surabaya yang juga disiarkan secara online melalui kanal Youtube dan Zoom, Sabtu (25/12/2021).

ME Award diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Dua santri yang menyabet medali emas  adalah Rayyan Naufal Ashoumi Ekhiasan, siswa kelas IX SMP MBS Al Amin. Siswa asal kota Babat Lamongan juga alumnus SD Muhammadiyah 1 Babat dalam babak final unggul dari 9 peserta lainnya.

Satu medali emas lagi diperoleh Muhammad Reyhan Lazuardi, siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro yang juga santri MBS Al Amin. Santri asal Kalimantan Timur yang juga alumnus SMP MBS Al Amin ini mampu mengungguli 9 peserta lainnya pada babak final.

Selain dua medali emas, MBS Al Amin juga memperoleh penghargaan Special Award lomba pidato Bahasa Arab oleh Dicko Zialdianto, siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro.

Penghargaan lainnya Special Award 4 dalam kategori Podcast SMA/MA yang diraih oleh Kelana Yudinta Akbar dan Syahirul Gama Afghani.

Pembina Bahasa Arab MBS Al Amin Ustadz Miftachul Afif Abduh menuturkan, anak-anak sangat bersemangat mengikuti perlombaan ini. ”Kita selalu mendampingi mereka saat latihan dan mengevaluasinya. Terpenting anak-anak paham dengan apa yang mereka sampaikan dalam pidatonya,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Mudir MBS Al Amin Bojonegoro KH Dr Samsul Huda MPdi mengatakan, sejak awal dua santri ini memiliki kesamaan yaitu menonjol dalam kemampuan orasi.

”Ajang ME Award salah satu momentum yang kami bidik untuk mengirimkan anak-anak berbakat. Semoga hasil ini bisa memberi teladan kepada santri yang lain,” jelasnya.

Keberhasilan santri MBS Al Amin ini tidak lepas dari program akselerasi peningkatan Bahasa Arab dengan mendatangkan native speaker dari Sudan. Guru asing ini mempunyai spesialisasi Pengajaran Bahasa Arab bagi murid non berbahasa Arab.

”Masyarakat bisa memercayakan putra-putrinya ke MBS Al Amin Bojonegoro belajar agama dan Bahasa Arab. Meski usia sekolah ini baru enam tahun, pelan namun pasti kami bisa memberikan bukti bukan sekadar janji,” ujarnya. (*)

Muhammad Reyhan Lazuardi

Penulis Eko Hijrahyanto Erkasi  Editor Sugeng Purwanto

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments