Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Siswa MTs Mudahlan Ukir Prestasi Gemilang di Festival Faqih Usman ke-9

Iklan Landscape Smamda
Dua Siswa MTs Mudahlan Ukir Prestasi Gemilang di Festival Faqih Usman ke-9
Muhammad `Abidurridlo (kanan) juara I lomba pidato Bahasa Arab dan Mazda Arfatun Niswah (kiri) juara III lomba duta sekolah/madrasah di ajang Festival Faqih Usman ke-9. (Arifiyanto/PWMU.CO)
pwmu.co -

Semangat juang dan inspirasi mengalir deras di antara para siswa MTs Muhammadiyah 9 Wotan (MTs Mudahlan) Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Mereka tampil sebagai salah satu delegasi tangguh dalam Festival Faqih Usman ke-9 (FFU #9) yang sukses diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik pada Sabtu (1/11/2025).

Bertempat di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik, ajang tahunan ini mempertemukan ratusan pelajar berbakat dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik dalam sebuah panggung penuh kompetisi dan kolaborasi.

FFU #9 tahun ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter pelajar Muhammadiyah, memupuk rasa percaya diri, serta mempererat ukhuwah antarpelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Dengan mengusung semangat kolaborasi dan kompetisi sehat, acara ini menjadi bukti nyata upaya sinergis membentuk generasi berdaya saing dan berkarakter Islami.

Beberapa cabang lomba, seperti pidato bahasa Arab, English Speech, Duta Sekolah/Madrasah, dan Karya Tulis Ilmiah melalui dua tahap seleksi: daring dan luring. Pada tahap penyisihan, para peserta wajib mengirimkan video rekaman penampilan terbaik mereka.

Video-video tersebut diseleksi oleh dewan juri profesional berdasarkan aspek teknis, kualitas isi, serta kreativitas penyampaian. Enam peserta dengan nilai tertinggi berhak melaju ke babak final dan tampil secara langsung di hadapan juri.

Sementara itu, untuk lomba olimpiade Matematika dan IPA, babak penyisihan dan final langsung digelar secara tatap muka. Adapun kategori khusus kepala sekolah dan guru, seperti Inovasi Pembelajaran dan Best Practice Kepala Sekolah/Madrasah, juga menjadi bagian dari kompetisi bergengsi ini, menunjukkan betapa luasnya jangkauan dan kualitas festival ini.

Sistem seleksi melalui video ini memaksa peserta untuk berpikir kreatif dalam mempersiapkan penampilan. Mulai dari pengaturan pencahayaan, intonasi suara, mimik wajah, hingga penguasaan materi, semua menjadi penilaian penting yang menentukan langkah peserta menuju final.

Dari rangkaian seleksi ketat dan persaingan antar finalis berbakat itu, dua siswa MTs Mudahlan sukses mencuri perhatian dan membuktikan kualitasnya.

Prestasi Siswa

Muhammad `Abidurridlo, siswa kelas VII, tampil memukau dalam Lomba Pidato Bahasa Arab. Dengan suara lantang, artikulasi yang tajam, serta penguasaan materi yang mendalam, ia mampu menyampaikan pesan dakwah dalam bahasa Arab dengan penuh penghayatan dan keteduhan.

Kerja keras dalam berlatih, termasuk bimbingan intensif dari guru pembina, berbuah manis. Ia pun berhasil meraih gelar Juara I, mengungguli peserta lain yang sebagian besar berasal dari jenjang yang lebih tinggi.

Prestasi membanggakan lainnya diraih oleh Mazda Arfatun Niswah, siswi kelas IX, yang tampil sebagai finalis Lomba Duta Sekolah/Madrasah. Lomba ini menuntut peserta menguasai kemampuan komunikasi, pengetahuan tentang dunia pendidikan, hingga kemampuan menjawab pertanyaan dewan juri dengan lugas dan cerdas.

Dengan rangkaian penampilan yang feminin namun tegas, santun namun berwibawa, Mazda sukses meraih posisi Juara III. Dalam wawancara eksklusif seusai acara,`Abidurridlo mengungkapkan rasa syukur dan haru atas prestasi yang diraih.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Awalnya saya hanya ingin memberikan yang terbaik. Persiapan saya dimulai dari latihan tiap hari, baik intonasi, penguasaan teks pidato, sampai mental. Alhamdulillah, ini semua berkat dukungan orang tua, guru, dan teman-teman. Prestasi ini membuat saya semakin yakin untuk terus belajar dan menebar manfaat melalui bahasa Arab,” tuturnya.

Senada dengan itu, Mazda juga berbagi pengalaman berkesan yang ia dapat sepanjang proses lomba.

“Lomba Duta Sekolah bukan hanya soal penampilan luar, tapi bagaimana kita mewakili nilai, etika, dan visi sekolah. Saya berusaha menjawab setiap pertanyaan juri dengan tenang dan penuh keyakinan. Alhamdulillah, saya bangga bisa membawa nama madrasah ke panggung juara. Ini jadi bekal penting bagi saya,” tuturnya.

Pembentukan Karakter

Prestasi gemilang ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari Ahmad Sholih, S.H.I., Kepala MTs Mudahlan. Dalam sesi wawancara resmi, beliau menyampaikan rasa bangganya.

“Prestasi ini bukan hanya milik `Abidurridlo dan Mazda, tetapi milik seluruh keluarga besar MTs Mudahlan. Ini adalah bukti bahwa strategi pembinaan kami dalam aspek akademik, keterampilan, dan spiritual berjalan seimbang. Kami bersyukur, pembinaan karakter islami yang terus kami tanamkan berbuah prestasi konkrit di tingkat Kabupaten,” tutur Kepala MTs Mudahlan.

Dia menambahkan bahwa MTs Mudahlan akan terus berupaya menjaga kualitas pembinaan, memperkuat program kompetitif, dan mendukung pengembangan bakat siswa secara berkelanjutan.

“InsyaAllah, kami terus mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan berbasis kompetisi dan pembelajaran aktif, agar mereka tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang intelektual, kreatif, dan berakhlak mulia.” lanjutnya.

Dengan prestasi ini, MTs Mudahlan semakin menegaskan diri sebagai madrasah yang bukan hanya mengutamakan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan nilai-nilai keislaman dalam diri setiap siswanya.

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MTs Mudahlan dan pelajar di Gresik untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa kemuliaan bagi umat, bangsa, dan agama. Sejatinya, prestasi adalah bagian dari ibadah, dan semangat juang adalah bagian dari dakwah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu