Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dukung Pengendalian Lalat Buah, Mahasiswa Agroteknologi UMM Kenalkan Pestisida Nabati

Iklan Landscape Smamda
Dukung Pengendalian Lalat Buah, Mahasiswa Agroteknologi UMM Kenalkan Pestisida Nabati
Mahasiswa Agroteknologi UMM kenalkan pestisida nabati di Desa Bocek (Muhamad Riziq Ramadhani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK-Ormawa) melaksanakan sosialisasi bertema Pestisida Nabati Berbasis Tanaman Lokal Desa.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Bocek, Karangploso, dengan dukungan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Karangploso dan diikuti oleh Kelompok Tani Sri Rejeki, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bocek, serta mahasiswa UMM.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Agroteknologi UMM Dr Agus Zainudin MP yang menegaskan pentingnya penerapan pengendalian hama ramah lingkungan di tingkat petani.

Menurutnya, pemanfaatan pestisida nabati dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia sintetis.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Kemahasiswaan UMM Dr Zainul Anwar SPsi MPsi Psikolog menyampaikan apresiasi atas kiprah mahasiswa dalam mendampingi masyarakat desa melalui program inovatif yang mengedepankan keberlanjutan pertanian.

Proses Pembuatan Pestisida Nabati

Pada sesi sosialisasi, tim mahasiswa HMPS Agroteknologi tidak hanya memaparkan materi, tetapi juga memperlihatkan proses pembuatan pestisida nabati secara langsung menggunakan bahan-bahan lokal.

Tanaman yang digunakan antara lain serai merah, daun sirsak, daun mimba, lidah buaya, labu siam, dan daun afrika. Peserta diajak mengenali kandungan aktif dari masing-masing tanaman, seperti senyawa saponin, flavonoid, dan alkaloid yang berfungsi sebagai penolak maupun pembunuh hama.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan simulasi cara pembuatan pestisida dari bahan-bahan yang telah disediakan.

Mahasiswa Agroteknologi UMM kenalkan pestisida nabati di Desa Bocek (Muhamad Riziq Ramadhani/PWMU.CO)
Mahasiswa Agroteknologi UMM kenalkan pestisida nabati di Desa Bocek (Muhamad Riziq Ramadhani/PWMU.CO)

Kegiatan berlangsung interaktif. Petani aktif bertanya mengenai dosis, cara penyimpanan, serta keamanan pestisida nabati bagi tanaman konsumsi.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Beberapa peserta bahkan membagikan pengalaman mereka dalam mencoba pestisida alami sederhana dan mendiskusikan keunggulan serta tantangannya bersama mahasiswa.

Perwakilan BPP Karangploso, Harianto, menyampaikan bahwa langkah ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertanian berkelanjutan.

“Pestisida nabati merupakan alternatif yang aman, murah, dan dapat dibuat secara mandiri oleh petani. Dengan pemanfaatan tanaman lokal seperti yang diperkenalkan mahasiswa, maka petani bisa lebih mandiri sekaligus menjaga lingkungan tetap sehat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua Gapoktan Desa Bocek, Ananta, menyampaikan apresiasinya.

“Kami merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Selain memperkaya pengetahuan petani, bahan-bahan yang digunakan pun mudah ditemukan di sekitar desa. Harapan kami ke depan adalah adanya formulasi pestisida nabati yang tidak hanya menekan hama dewasa, tetapi juga bersifat mematikan telur lalat buah agar serangannya dapat ditekan sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian PPK-Ormawa HMPS Agroteknologi UMM yang juga mengusung Augmentorium, sebuah teknologi berbasis IoT untuk pengendalian lalat buah.

Melalui sinergi antara inovasi teknologi modern dan pemanfaatan kearifan lokal berupa pestisida nabati, mahasiswa UMM berharap mampu mendorong terwujudnya pertanian yang lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡