
PWMU.CO – MA Muhammadiyah 1 Malang atau yang dikenal dengan Mamumtaza turut menyemarakkan ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur IX 2025 melalui aksi simpatik pembagian stiker kepada pengguna jalan, Selasa (1/7/2025).
Kegiatan ini dilakukan di dua titik strategis, yakni di pertigaan traffic light Jembatan Tunggulmas dan Pertigaan Dinoyo Kota Malang.
Aksi yang dimulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB ini melibatkan guru dan perwakilan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Mamumtaza. Kehadiran berbagai poster, baliho, spanduk, dan umbul-umbul PORPROV yang menghiasi Kota Malang sejak 28 Juni hingga 5 Juli 2025, menjadi inspirasi terselenggaranya kegiatan ini.
Wakil Kepala Bidang Humas Mamumtaza, Slamet Riadi SPd, menjelaskan bahwa aksi bentang spanduk dan pembagian stiker PORPROV IX ini memiliki tiga tujuan utama. “Pertama, sebagai bentuk dukungan terhadap event tingkat provinsi ini, sekaligus menunjukkan kebanggaan bahwa Kota Malang menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Kedua, lanjutnya, kegiatan ini menjadi media penyampaian pesan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di sekitar Tlogomas, Dinoyo, dan Sumbersari, untuk turut memberikan semangat kepada para atlet yang berlaga. “Di dalam stiker kami cantumkan ucapan selamat bertanding kepada para atlet PORPROV IX Jatim 2025,” tambahnya.
Yang tak kalah penting, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi dalam rangka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2025/2026. Dalam stiker dan spanduk, turut disosialisasikan berbagai keunggulan madrasah. “Mamumtaza telah terakreditasi A (unggul), menjadi madrasah bersinar, madrasah ramah anak, madrasah swasta terbaik di Kota Malang, serta telah mendapatkan status excellent school dari PWM Jawa Timur,” jelas Slamet yang juga Ketua Panitia PPDB.
Ia juga menuturkan bahwa Mamumtaza pada tahun ajaran ini hanya membuka tiga kelas peminatan, yakni IPA, IPS, dan Bahasa. “Saat ini sudah masuk gelombang ketiga. Kuota akan segera ditutup setelah terpenuhi,” ucapnya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi media pelatihan bagi para siswa, khususnya anggota IPM, agar terbiasa berinteraksi dengan masyarakat dan melatih keberanian tampil di ruang publik. “Kami ingin siswa belajar menyeberang di tengah lalu lintas padat, mengambil peran di ruang publik, meskipun hanya untuk membagikan stiker,” ujar Slamet.
Salah satu peserta, Chaca, menyampaikan kesannya mengikuti kegiatan ini meski sedang dalam masa libur kenaikan kelas. “Deg-degan juga saat menyeberang dan membagi stiker di jalan yang ramai, tapi Alhamdulillah semua berjalan lancar,” tuturnya.
Dengan kegiatan ini, Mamumtaza berharap semakin dikenal luas oleh masyarakat dan dapat menjadi pilihan utama bagi orang tua dalam melanjutkan pendidikan anak di jenjang SLTA. (*)
Penulis Adi Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments