SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Cyberbullying di bioskop CGV Icon Mall, Sabtu (16/8/2025).
Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dan diikuti 434 siswa dari kelas I hingga kelas VI.
Pemutaran film dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00-10.30 dengan peserta siswa kelas I-IV, sementara sesi kedua pukul 11.00-12.30 untuk siswa kelas V-VI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik tentang penguatan pendidikan karakter yang tercantum dalam Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2017. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program Sekolah Happy, Tanpa Bully.
Antusiasme siswa tampak sejak awal. Banyak dari mereka datang lebih awal dan tidak sabar menunggu pemutaran film dimulai. Salah satunya Aisha Syakila Inaya, siswi kelas IV Cordoba, yang mengaku mendapat pelajaran berharga dari film tersebut.
“Filmnya seru, jadi pembelajaran buat aku, kalau mengolok-ngolok atau membully teman bisa berakibat lebih dari apa yang kita kira,” ungkapnya dengan wajah serius.
Film Cyberbullying yang disutradarai oleh Rusmin Nuryadin ini mengangkat kisah tentang perundungan digital yang menimpa seorang siswi di sekolah. Pesan utamanya menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini agar anak-anak mampu memahami, mencegah, bahkan berani menolak praktik bullying dalam bentuk apa pun.
Koordinator Humas sekaligus penanggung jawab kegiatan, Pradita Eka Putri SPd, menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya bisa diajarkan di kelas, tetapi juga lewat pengalaman nyata dan media yang dekat dengan kehidupan anak.
“Semoga siswa-siswi kami semakin mengerti tentang bahaya bullying. Mereka belajar bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, punya dampak besar bagi orang lain. Kami ingin anak-anak lebih siap berproses, bersosialisasi, dan berempati agar kelak tumbuh menjadi generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan nobar ini, SDMM berharap pesan moral film Cyberbullying dapat membekas di hati siswa. Tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen SDMM dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter Islami sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan sekolah happy tanpa bullying. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments