
PWMU.CO – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK DWP Pinggir dan Kelompok Bermain (KB) Tunas Bahagia, Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang, resmi ditutup dengan meriah. Penutupan ini dimeriahkan oleh berbagai kegiatan edukatif dan sosial yang digagas Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), mengusung tema “Anti Bullying Sejak Dini.”
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan senam bersama di halaman sekolah. Anak-anak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat, didampingi guru dan mahasiswa KKN. Setelah senam, acara dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian bingkisan kepada warga kurang mampu di sekitar Dusun Pinggir. Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial pada anak sejak usia dini.
Kampanye Anti Bullying
Puncak acara diisi dengan aksi simbolik kampanye anti-Bullying. Anak-anak mencetak jejak telapak tangan berwarna di atas banner putih sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, saling menyayangi, dan bebas dari bullying.
Kegiatan ditutup secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara bersama anak-anak dan mahasiswa KKN UMG sebagai harapan untuk semangat baru dalam menyambut tahun ajaran. kemudian anak-anak makan bersama yang menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kepala TK DWP Pinggir, Uswatun Hasannah menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan mahasiswa KKN UMG dalam kegiatan ini
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Kegiatan hari ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik. Anak-anak belajar tentang pentingnya saling menyayangi dan peduli pada sesama. Ini sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter mereka,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa KKN juga berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin kolaboratif antara kampus dan masyarakat.
“Kami senang bisa terlibat langsung dalam pendidikan karakter anak sejak dini. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi lingkungan sekolah,” tuturnya.
Dengan berakhirnya MPLS tahun ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga membawa semangat baru untuk belajar, tumbuh, dan berkembang dalam suasana yang positif dan menyenangkan. (*)
Penulis Citra Nur Halimatus Sakdiyah/Rahmat Fauzi Nursilo Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments