Nilai ekoteologi ditekankan Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Suparno, S.Pd., saat menjadi pembina upacara bendera dalam rangka menyambut semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) di halaman Perguruan Muhammadiyah Menongo.
Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh civitas akademika Perguruan Muhammadiyah Menongo yang terdiri atas PAUD–TK Aisyiyah, MI Muhammadiyah 2 Menongo, dan MTs Muhammadiyah 20 Menongo. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum awal menumbuhkan semangat baru memasuki semester genap.
Dalam amanatnya, Suparno menyampaikan pentingnya membangun kesadaran ekologis sejak dini. Konsep tersebut dikenal sebagai ekoteologi, yakni cara pandang keagamaan yang menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian integral dari pengamalan ajaran agama. Ekoteologi mendorong umat beragama untuk merawat alam, menghindari eksploitasi berlebihan, serta membangun perilaku hidup ramah lingkungan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia dalam berbagai kebijakannya menekankan pentingnya penguatan ekoteologi sebagai respon krisis lingkungan global.
Kemenag memandang bahwa nilai-nilai agama memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis umat, melalui pendidikan, dakwah, dan praktik keagamaan yang berwawasan lingkungan.
Sementara itu, dalam konteks pendidikan nasional, semangat ekoteologi juga selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan yang mendorong penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan.
Sekolah diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab terhadap alam.
Suparno berharap, melalui penanaman nilai ekoteologi, peserta didik Muhammadiyah Menongo mampu menerapkan sikap peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan sekolah, menghemat energi, hingga mencintai alam sebagai ciptaan Allah Swt.
“Semester genap ini mari kita awali dengan tekad bersama, belajar lebih baik, berakhlak lebih kuat, dan semakin peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya.
Upacara bendera ini sekaligus menjadi penanda dimulainya aktivitas pembelajaran semester genap di seluruh unit Perguruan Muhammadiyah Menongo dengan semangat berkemajuan dan berwawasan lingkungan.





0 Tanggapan
Empty Comments