Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Emak-Emak Berebut Kursi Depan demi Jepret Anaknya di Wisuda Tahfidz III Surabaya

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Para Peserta Wisuda Hafidz Al-Qur’an dari SD Musix setelah pengukuhan (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ahad pagi yang biasanya diisi dengan rutinitas rumah atau waktu santai bersama keluarga, kali ini berubah menjadi momen penuh haru dan kebanggaan. Sepuluh ibu wali santri dari SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya terlihat antusias dan sibuk mempersiapkan anak-anaknya mengikuti ajang Wisuda Tahfidz III yang digelar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Kota Surabaya, Ahad (4/5/2025).

Acara berlangsung di lantai 6 Tower SMAMDA Pucang Anom, Surabaya. Menjelang acara dimulai, suasana ruang wisuda dipenuhi dengan semangat dan kehangatan. Para pendamping SD Musix yang awalnya duduk di barisan belakang segera merangsek ke deretan depan.

“Ayo, ibu-ibu yang duduk di belakang pindah ke deretan paling depan!” seru Kalina Maisari, ibu dari Naura Assyabiya Syauqiya, yang juga aktivis PCA Wonomolo.

Ajakan itu disambut antusias oleh para pendamping lainnya.

“Biar bisa jepret-jepret anak-anak waktu tampil di panggung,” sahut Dian Permatasari, ibu dari M. Zidan Al Makkah, disambut tawa para wali murid lain.

Para peserta wisuda duduk rapi mengenakan busana serba putih dengan selempang merah yang anggun. Mereka menempati deretan kursi bagian kiri dan depan panggung, sedangkan pendamping berada di sisi kanan.

“Anak-anak kita dari SD Musix berada di barisan keenam dari depan,” ujar Zain Ahmad Syamil, guru pendamping SD Musix.

Musik Tradisional dan Hafidz Qur’an Gema Pra-Acara

Sebelum acara utama dimulai, para hadirin disuguhkan hiburan dari para siswa. Salah satunya adalah penampilan kelompok musik angklung SD Musix. Lagu Hafidz Qur’an yang dipopulerkan Melly Goeslaw mengalun indah, memecah kesunyian aula dan mengundang tepuk tangan meriah.

Tak kalah khidmat, lagu Indonesia Raya dan Sang Surya mengiringi pembukaan acara. Parade tilawah dari masing-masing sekolah turut menambah suasana religius dan sakral.

Acara kemudian dibuka resmi oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Dikky Syadqomullah MHES.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Testimoni Emak-Emak: Antusias tapi Tetap Kritis

Selain mendampingi, para wali murid juga memberikan testimoni dan masukan terhadap pelaksanaan kegiatan.

“Secara umum acara berlangsung baik. Tempatnya sangat representatif,” ujar Dian Permatasari yang telah tiga kali mendampingi putranya dalam kegiatan serupa.

Meski begitu, ia menyayangkan kesiapan panitia yang dirasa masih bisa ditingkatkan.

“Seharusnya panitia sudah siap sebelum peserta dan wali hadir,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ferina Martha Zulaikha, ibu dari Alan Yusuf Juanda, berharap ada bentuk penghargaan untuk peserta seperti tahun sebelumnya.

“Tahun lalu anak saya dapat Al-Qur’an. Hadiah seperti itu bisa menambah semangat mereka muroja’ah,” ujarnya.

Keduanya berharap agar kegiatan Wisuda Tahfidz ke depan lebih baik, lebih tertata, dan membawa kesan mendalam bagi anak-anak maupun orangtua.

Penulis Basirun Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu