Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Empat Langkah Revitalisasi Pancasila dari SMAS Muha Genteng

Iklan Landscape Smamda
Empat Langkah Revitalisasi Pancasila dari SMAS Muha Genteng
pwmu.co -
Akhmad Khoirudin SPd sebagai pembina upacara Lahirnya Pancasila SMA Genteng (Alib/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pelaksanaan upacara bendera hari Senin (2/6/2025) di halaman SMAS Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Karena 1 Juni yang ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila jatuh pada hari Minggu, maka pelaksanaannya dilakukan pada hari berikutnya.

Sebagaimana biasanya, kegiatan upacara bendera setiap Senin dimulai tepat pukul 06.30 WIB. Namun, kali ini upacara hanya diikuti oleh siswa kelas XI bersama guru dan tenaga kependidikan saja, karena bertepatan dengan pelaksanaan Sumatif Akhir Tahun (SAT). Untuk kelas X, SAT baru dimulai pukul 10.00 WIB. Meskipun demikian, kekhidmatan upacara tetap terjaga.

Revitalisasi Pancasila melalui Empat Hal

Suasana upacara memperingati hari lahirnya Pancasila SMA Muha Genteng (Alib/PWMU.CO)

Pembina upacara pada momen peringatan Hari Lahir Pancasila adalah Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Akhmad Khoirudin SPd. Dalam amanatnya, Khoirudin banyak mengutip pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Prof Yudian Wahyudi, yang telah disebarluaskan sebelumnya melalui instansi terkait.

Menurutnya, revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai dimensi kehidupan memerlukan empat hal utama. “Dalam melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila di berbagai dimensi kehidupan memerlukan empat hal,” ujar Khoirudin mengutip pidato Ketua BPIP. Keempat hal tersebut adalah:

Pertama, dalam dunia pendidikan, pentingnya menanamkan Pancasila sejak dini tidak hanya sebagai pelajaran formal, tetapi juga dalam praktik keseharian di sekolah atau universitas. Lembaga pendidikan harus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki integritas moral secara intelektual.

Kedua, di lingkungan pemerintah dan birokrasi, Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

Ketiga, dalam bidang ekonomi, hasil pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang, melainkan harus menjadi berkah bagi seluruh rakyat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Keempat, di ruang digital, perlu dibangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukanlah ruang bebas nilai dan etika. Toleransi dan saling menghargai harus tetap ditegakkan. “Pancasila harus hadir menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya,” lanjut Khoirudin.

Tepat pukul 07.00 WIB, kegiatan upacara berakhir. Seluruh siswa kelas XI kembali ke ruang ujian masing-masing untuk melaksanakan Sumatif Akhir Tahun. (*)

Penulis Abdul Muntholib Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu