Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Empat Pendekar Muda Smamuga Borong Emas dan Perak di SAC Nasional 2026 Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Empat Pendekar Muda Smamuga Borong Emas dan Perak di SAC Nasional 2026 Surabaya
Empat orang siswa Smamuga sukses meraih prestasi membanggakan di kejuaraan Tapak Suci Nasional SAC 2026 (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan Sidoarjo. Empat atlet Tapak Suci berhasil mengharumkan nama sekolah dalam ajang Sport, Art and Competition (SAC) 2026 tingkat nasional yang digelar di Maspion Square, (4–8/2/2026).

Selama empat hari kompetisi berlangsung, keempat siswa tampil penuh semangat, disiplin, dan sportivitas. Mereka adalah Teuku Ihsan (XII A2), Akmal Sirajuddin (XII B2), Muhammad Farid Naufal (X.3), dan Rachel Zaskia Fuad (X.4).

Tawakal, Tenang, dan Serangan Balik Mematikan

Teuku Ihsan sukses meraih Juara 1 Kelas D Putra (47–51 kg) kategori tanding remaja SMA. Siswa kelas XII A2 yang berdomisili di Porong ini menjalani persiapan sekitar dua bulan dengan latihan rutin empat kali sepekan di Gempol, selepas salat Isya.

“Sebelum masuk final saya menjalani beberapa pertandingan. Kuncinya tawakal, tetap tenang, membaca pergerakan lawan, lalu melakukan serangan dan counter attack,” ujarnya.

Putra berdarah Nanggroe Aceh Darussalam itu mengaku bahagia dapat membanggakan orang tua dan guru. Ke depan, Ihsan bercita-cita melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melalui jalur prestasi SNBT sambil menapaki karier sebagai atlet profesional.

Prestasi Ihsan sebelumnya antara lain Juara 1 emas tingkat SMP, Juara 1 tingkat provinsi, dan Juara 1 kategori tanding kelas D Putra SMA jurus tunggal tangan kosong IPSI.

Event Terakhir yang Berbuah Manis

Masih dari kelas XII, Akmal Sirajuddin meraih Juara 1 Kelas H Putra. Ia menyebut kemenangan ini sebagai momen istimewa karena kemungkinan menjadi ajang terakhirnya sebelum lulus dari Smamuga.

“Alhamdulillah diberi kemudahan dan keselamatan hingga bisa pulang membawa hasil memuaskan,” ungkapnya.

Akmal menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, bidang kesiswaan, serta pelatih Coach Addin dan Coach Yeni yang mendampingi selama persiapan. Deretan prestasinya antara lain Juara 3 Popkab IPSI Sidoarjo, Juara 3 Elkisi Cup Mojokerto, Juara 3 Martial Arts Pasuruan, dan kini Juara 1 SAC Surabaya.

Disiplin Jaga Pola Makan

Muhammad Farid Naufal, siswa kelas X.3, meraih Juara 1/Medali Emas kategori seni. Remaja asal Karang Tanjung, Candi ini telah menekuni Tapak Suci sejak kelas IV SD Muhammadiyah 9 Ngaban.

Ia menegaskan bahwa disiplin menjadi kunci utama.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Latihan rutin, menjaga pola makan, tidak makan pedas, tidak minum es berlebihan, dan menjaga kondisi tubuh,” tuturnya.

Menurut Farid, hasil yang diraih sepadan dengan latihan intens tiga kali atau lebih setiap pekan. Targetnya jelas: mempertahankan prestasi dan menjadi atlet profesional yang membanggakan orang tua.

Perak Hari Ini, Emas Esok Nanti

Rachel Zaskia Fuad, siswi kelas X.4, meraih Juara 2/Medali Perak Seni Tunggal. Meski belum meraih emas, Rachel menjadikan pengalaman ini sebagai bahan evaluasi.

“Saya harus lebih konsisten dalam gerakan dan kekuatan pertahanan. Ke depan harus latihan lebih giat dan tidak bolos,” katanya penuh semangat.

Rachel yang tergabung di klub TSMBC Masjid Besar Candi ini baru berlatih sekitar dua bulan sebelum kejuaraan. Ia memilih fokus di kategori seni karena telah memiliki dasar sebelumnya.

Ke depan, Rachel berharap bisa naik ke level provinsi dan meraih medali emas pada kejuaraan berikutnya. Di bidang akademik, ia bercita-cita menjadi dokter dan ingin melanjutkan studi di Universitas Pertahanan Republik Indonesia melalui jalur prestasi.

Ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua, teman-teman, serta wali kelasnya yang senantiasa memberi doa dan dukungan.

Meneguhkan Tradisi Prestasi Smamuga

Keberhasilan empat atlet ini menegaskan komitmen Smamuga dalam membina karakter, kedisiplinan, dan prestasi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Ajang SAC 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang pembentukan mental juara, sportivitas, dan semangat dakwah berkemajuan.

Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu