Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Empat Siswi SMA Muha Genteng Turut Meriahkan Festival Gandrung Sewu 2025

Iklan Landscape Smamda
Empat Siswi SMA Muha Genteng Turut Meriahkan Festival Gandrung Sewu 2025
Keempat Siswi SMA Muha Genteng yang Tampil di Festival Gandrung Sewu 2025. Foto: Alib/PWMU.CO.
pwmu.co -

Empat penari Gandrung dari SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi, turut ambil bagian dalam Festival Gandrung Sewu 2025 yang digelar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, pada Sabtu (25/10/2025).

Keempat siswi yakni: Valentine, Destya Rara, Terry Dwi, dan Vannesa Gaberela tampil energik bersama ribuan penari lainnya.

Tahun ini, Festival Gandrung Sewu telah memasuki pelaksanaan ke-13. Setiap tahun, pertunjukan ini semakin memukau dengan koreografi yang kian inovatif serta disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Pagelaran Festival Gandrung Sewu dimulai tepat pukul 14.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Acara diawali dengan ucapan selamat datang serta terima kasih dari Bupati Ipuk kepada sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Rini Widyantini dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi beserta rombongan, serta Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Erwita Dianti, yang mewakili Menteri Pariwisata.

Selain itu, Bupati Ipuk juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kapolda Jawa Timur, Bupati Bondowoso, Wakil Bupati Sorong, beberapa anggota DPR RI, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tema yang diangkat pada Gandrung Sewu 2025 adalah “Selendang Sang Gandrung.”

“Selendang bukan sekadar kain. Dalam setiap ayunannya tersimpan filosofi hidup, yaitu tarian kolaboratif yang saling menggerakkan hingga tercipta harmoni indah yang mampu membuka berbagai peluang untuk kemajuan. Selendang Sang Gandrung menjadi penghubung antara penari dan penonton dalam sebuah budaya yang kolaboratif,” ujarnya.

Menurut Dinas Pariwisata Banyuwangi, Festival Gandrung Sewu 2025 ini diikuti oleh lebih dari 1.300 penari, termasuk sekitar 200 peserta dari luar Banyuwangi.

Para penari tersebut berasal dari berbagai daerah, antara lain: Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Probolinggo, Situbondo, Malang, Batu, Jakarta, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, hingga Papua, bahkan Amerika.

Pembina ekstrakurikuler Tari SMA Muha Genteng, Revia Ajeng Renata, S.Si., yang setia mendampingi para penari sejak latihan hingga hari pertunjukan, menyampaikan bahwa setelah hampir tiga bulan latihan intensif bersama tim kreatif dari kabupaten, frekuensi latihan semakin meningkat terutama pada setengah bulan menjelang perhelatan.

“Kami sempat khawatir menjelang latihan terakhir, terutama saat gladi bersih sehari sebelum pagelaran. Wajah anak-anak tampak lelah. Namun, syukur Alhamdulillah, pada saat pertunjukan tadi, anak-anak tampil sangat prima dari awal hingga kegiatan Gandrung Sewu berlangsung,” jelasnya.

Keempat siswi SMA Muha Genteng yang turut menyukseskan pagelaran Gandrung Sewu 2025 ini mendapat apresiasi dari seluruh warga sekolah melalui pesan singkat di grup WhatsApp sekolah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu