Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Empat Tantangan Dunia Pendidikan saat Ini

Iklan Landscape Smamda
Empat Tantangan Dunia Pendidikan saat Ini
pwmu.co -
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr Ir H Wahid Wahyudi MT: Empat Tantangan Dunia Pendidikan saat Ini

PWMU.COEmpat Tantangan Dunia Pendidikan saat Ini. Mau tidak mau harus dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr Ir H Wahid Wahyudi MT.

Dia memaparkan pada diskusi virtual bertemakan Menyambut Tahun Pelajaran Baru dengan Optimis yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Lamongan (DPL) Selasa (6/7/2021).

Menurut Wahid Wahyudi ada empat tantangan dunia pendidikan saat ini. Pertama, disrupsi, yang menuntut adanya inovasi inovasi dalam penyelanggaraan belajar mengajar.

Inovasi menjadi kata kunci karena perubahan perubahan yang terjadi saat ini menuntut adanya percepatan untuk segera beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Kedua, globalisasi. Di mana standar kualitas sekolah dan lulusan sekolah kita tidak hanya diukur dalam skala lokal atau nasional, tapi dalam skala global. Sehingga kualitas pendidikan kita harus dijalankan dengan mengikuti standar internasional.

Ketiga, media sosial. Pada era perkembangan media sosial ini tuntutan dan harapan masyarakat semakin tinggi. Semakin mudah untuk diketahui publik secara luas sebagai bagian wujud kesadaran masyarakat untuk mencerdaskan putra putrinya

Keempat, Gig Ekonomy. Yakni fenomena kecenderungan anak-anak milenial untuk menjadi pekerja temporer (independen, worker) yang lebih fleksibel. Mereka tidak terikat dengan perusahaan tertentu.

Diskusi virtual ini juga diikuti oleh kepala SMA/SMK dan madrasah aliyah se-Lamongan. Para pengawas dari Dinas Pendidikan maupun pengawas Kementrian Agama, komite sekolah, dan masyarakat umum.

Sebagian peserta diskusi virtual (Fathurrahim Syuhadi/PWMU.CO)

Kesenjangan Pendidikan di Jatim

Wahid Wahyudi juga menyampaikan permasalahan pendidikan di Jawa Timur. Beberapa permasalahan itu meliputi disparitas kualitas antardaerah dan lembaga yang sangat menyolok terkait sarana prasarana

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia juga menyoroti tentang kuantitas, kualitas, spesifikasi,dan kompetensi guru; sebaran guru dan tenaga kependidikan; relevansi kesesuaian kebutuhan dengan industri dunia kerja dan; pendidikan tinggi.

“Kapasitas fiskal sekolah kemampuan anggaran setiap sekolah yang masih tergantung pada jumlah siswa. Hal itu terkait dengan BOS, BPOPP, dan Komite Sekolah,” paparnya.

Selain Wahid Wahyudi diskusi ini menghadirkan Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Lamongan Drs H Kusnowo Sadak MSi, Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Lamongan Drs H Junaryo MPd, ketua PGRI Lamongan Drs H Ady Suwito MPd dan Kasi Pendma Kementerian Agama Kabupaten Lamongan Drs H Masduki Yasin MPd

Ketua DPL Dr Fathurrahman Sueb, menyampaikan tujuan diskusi virtual ini untuk merumuskan masukan yang konstruktif dalam penyelenggaraan pendidikan di tahun pelajaran 2021/2022.

“Secara khusus pada jenjang pendidikan SMA/MA/SMK baik negeri maupun swasta,” ujarnya. (*)

Penulis Fathurrahim Syuhadi Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu