
PWMU.CO – PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi melakukan rebranding dengan mengganti nama menjadi I-League, serta mengubah nama kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Langham, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (7/7/2025).
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengangkat citra sepakbola nasional ke tingkat global.
“Musim ini kami sudah melakukan perubahan nama dari Liga Indonesia Baru (LIB) menjadi I-League. Jadi, mulai musim ini kami menamakan diri menjadi I-League, bukan LIB,” ujarnya.
Tak hanya pergantian nama PT LIB, kompetisi utama juga turut mengalami perubahan. Liga 1 resmi berubah menjadi BRI Super League, sementara Liga 2 berganti nama menjadi Pegadaian Championship.
Berikut enam poin penting hasil keputusan RUPS PT LIB:
- Liga 1 2025/2026 akan dimulai 8 Agustus 2025 hingga Mei 2026, dengan laga pembuka mempertemukan Persebaya Surabaya kontra PSIM Yogyakarta.
- Liga 2 akan memiliki entitas korporasi mandiri dengan komposisi kepemilikan saham 52 persen oleh LIB dan 48 persen oleh klub Liga 2.
- Rebranding besar-besaran dilakukan, termasuk pergantian nama PT LIB menjadi I-League, Liga 1 menjadi BRI Super League, dan Liga 2 menjadi Pegadaian Championship.
- Regulasi pemain asing diperluas. Klub diperbolehkan mendaftarkan 11 pemain asing, dengan maksimal 8 pemain dimasukkan dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) dan dimainkan dalam satu pertandingan.
- Setiap tim wajib mendaftarkan lima pemain U-23, dan minimal satu pemain muda harus bermain selama 45 menit di setiap laga.
- Perubahan posisi di jajaran komisaris, di mana Teddy Tjahjono (perwakilan Persib Bandung) digantikan oleh Glenn Sugita.
Langkah transformasi ini disebut sebagai upaya untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan industri sepakbola modern dan menjadikan kompetisi Indonesia lebih kompetitif serta berkelas dunia. (*)
Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan






0 Tanggapan
Empty Comments