Upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda terus digelorakan. SMK Muhammadiyah 2 Gresik menyelenggarakan Workshop Konservasi dan Reboisasi pada Sabtu (7/2/2026) yang diikuti sekitar 60 anggota pecinta alam dari berbagai SMA se-Gresik.
Kegiatan ini menghadirkan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) sebagai mitra akademik untuk memberikan penguatan materi konservasi berbasis ilmiah sekaligus menegaskan komitmen keberlanjutan melalui kerja sama resmi.
Acara diawali dengan sambutan Pembina Pecinta Alam yang juga alumni Program Studi Budidaya Perikanan UMG. Selanjutnya, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Gresik, Syuhud Immawan, S.S., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk siswa yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Sambutan Dekan Fakultas Pertanian UMG yang diwakili oleh Dr. Ir. Tatik Raisawati, MP, menegaskan bahwa konservasi merupakan tanggung jawab akademik sekaligus moral. Ia menjelaskan bahwa Indonesia termasuk negara dengan kekayaan biodiversitas terbesar di dunia.
Sekitar 10 persen spesies tumbuhan berbunga dunia, 12 persen mamalia, 16 persen reptil dan amfibi, 17 persen burung, serta 25 persen spesies ikan dunia berada di Indonesia. Namun demikian, ribuan spesies menghadapi ancaman akibat deforestasi, perubahan iklim, dan kerusakan habitat.
“Data ini menunjukkan bahwa menjaga keanekaragaman hayati bukan pilihan, tetapi kewajiban. Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Materi utama disampaikan oleh Aminin, S.Pi., MP. Ia mengajak para siswa memahami bahwa upaya konservasi dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Peserta didorong untuk terlibat aktif dalam kegiatan reboisasi, pengurangan sampah plastik, serta kampanye lingkungan berbasis komunitas dan media sosial.
Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), penyerahan bantuan bibit tanaman, serta aksi simbolis penanaman bibit pohon oleh peserta dan tamu undangan.
Melalui kolaborasi ini, Fakultas Pertanian UMG menegaskan perannya sebagai penggerak akademik konservasi lingkungan di tingkat sekolah dengan menghadirkan ilmu dari kampus untuk membangun generasi muda yang memiliki kepedulian ekologis sekaligus keberanian untuk bertindak nyata.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan di Gresik dan sekitarnya.






0 Tanggapan
Empty Comments