Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fakultas Pertanian UMG Mencetak Arsitek Ketahanan Pangan Nasional

Iklan Landscape Smamda
Fakultas Pertanian UMG Mencetak Arsitek Ketahanan Pangan Nasional
Adi Setyawan mendapatkan penghargaan sebagai lulusan terbaik dari Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Farikhah, S.Pi., M.Si., setelah meraih IPK fantastis 3,97 dengan masa studi 3,5 tahun (Djazuli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) membuktikan diri sebagai “kawah candradimuka” di tengah tantangan krisis pangan global.

Institusi ini sukses melahirkan inovator muda untuk memenuhi kebutuhan regenerasi sektor agraris.

Prosesi Yudisium ke-48 (XLVIII) Sarjana Strata Satu (S-1) di Auditorium UMG pada Kamis (13/2/2026), menjadi momentum pembuktian bahwa lulusan pertanian masa kini bukan lagi sekadar pekerja lapangan, melainkan intelektual yang kompetitif dan berdaya saing nasional.

Yudisium semester gasal tahun akademik 2025/2026 ini melepas 18 sarjana baru yang terdiri dari 11 lulusan Prodi Agroteknologi, 3 lulusan Prodi Budidaya Perikanan, 3 lulusan Prodi Agribisnis, dan 1 lulusan Prodi Teknologi Pangan.

Di balik angka-angka tersebut, terselip profil-profil hebat yang telah mengharumkan nama almamater di kancah nasional bahkan sebelum mereka resmi menyandang gelar sarjana.

18 sarjana baru dari Fakultas Pertanian UMG saat mengikuti Yudisium (Djazuli/PWMU.CO)
Agroteknologi Unggul: Tradisi Riset dan Prestasi Nasional

Program Studi Agroteknologi UMG yang telah menyandang predikat akreditasi Unggul membuktikan kualitasnya melalui duet maut Arzety Bilbina Rindu dan Arief Sofyan Anugrah Saputra.

Pasangan tim ini menjadi buah bibir setelah berhasil menyabet tiga prestasi bergengsi sekaligus dalam satu tahun terakhir.

Langkah gemilang mereka dimulai saat berhasil menembus Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025 dari Kemendiktisaintek.

Bukan perkara mudah untuk lolos hibah ini, mengingat seleksi yang sangat ketat dari ribuan proposal seluruh Indonesia.

Namun, kapasitas riset mereka teruji nyata. Tak berhenti di sana, mereka juga berjaya di Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) Tingkat Nasional ke-5, dengan menyabet Juara III Kategori Poster dan Juara Harapan 2 Kategori Presentasi.

Arzety Bilbina Rindu bahkan menyempurnakan prestasinya dengan predikat lulusan terbaik Prodi Agroteknologi dengan IPK nyaris sempurna, 3,87.

Ketua Prodi Agroteknologi, Wiharyanti Nur Lailiyah, S.P., M.P., menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari ekosistem akademik yang sehat.

“Kami tidak hanya mengajarkan ilmu pertanian di ruang kelas, tetapi menanamkan budaya riset dan kolaborasi. Prestasi nasional Arzety dan Arief adalah bukti bahwa lulusan kami siap menjawab tantangan teknologi pertanian modern,” ujarnya bangga.

Agribisnis: Filosofi Akar dan Ketajaman Bisnis

Jika Agroteknologi kuat di riset teknis, maka Prodi Agribisnis menunjukkan taringnya melalui sosok Adi Setyawan.

Lulusan terbaik tingkat Fakultas Pertanian ini meraih IPK fantastis 3,97 dengan masa studi singkat, hanya 3,5 tahun.

Adi adalah personifikasi dari jargon kebanggaan prodi: “Cerdas Bertani, Pintar Berbisnis.”

Sebagai penerima Beasiswa KIP, Adi membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk menjadi mahasiswa multitalenta.

Ia berhasil menembus 10 besar Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda Seed and Scale 2025, menyabet juara di Gresik Inovasi Kompetisi, hingga diakui sebagai Sociopreneur terbaik dalam Program PF Muda 2024.

Bahkan di bidang olahraga, Adi menyumbangkan medali perunggu di ajang PORPROV Jatim bidang Hockey.

Dalam pidato yudisiumnya yang menyentuh, Adi memberikan pesan mendalam: “Dari tanah kita belajar kerendahan hati, dari akar kita belajar keteguhan, dan dari buah kita belajar bahwa makna hidup adalah memberi.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pernyataan ini mencerminkan karakter lulusan UMG yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Prestasi-prestasi di atas bukanlah kebetulan.

Fakultas Pertanian UMG memiliki Sistem Pendampingan Terintegrasi.

Setiap mahasiswa mendapat bimbingan intensif dari dosen dalam mengikuti kompetisi, penyusunan proposal riset, hingga persiapan karier.

Kurikulum yang disusun sangat relevan dengan kebutuhan industri 4.0, mencakup pertanian presisi, teknologi benih, hingga pemasaran digital produk agribisnis.

Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Farikhah, S.Pi., M.Si., menyampaikan pesan kuat kepada para lulusan.

“Kalian adalah ahli pertanian. Jadilah pribadi mandiri yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pesan ini merupakan visi besar fakultas untuk mencetak lulusan yang mampu menjadi solusi atas masalah pangan nasional, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim.

Dua Pilar Kekuatan: Agroteknologi & Agribisnis

Bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung, Fakultas Pertanian UMG menawarkan dua kekuatan utama yang saling melengkapi:

Satu, Prodi Agroteknologi (Akreditasi Unggul): Fokus pada penguasaan teknis budidaya tanaman modern, pengelolaan lahan, dan pengendalian hama berbasis teknologi berkelanjutan.

Sangat cocok bagi mereka yang ingin menjadi peneliti, ahli agronomi, atau konsultan pertanian.

Dua, Prodi Agribisnis: Fokus pada sisi manajerial dan ekonomi pertanian.

Mengajarkan analisis pasar, manajemen rantai pasok, hingga kewirausahaan.

Sangat cocok bagi calon Agripreneur muda yang ingin menguasai pasar komoditas global.

Lulusan Fakultas Pertanian UMG kini telah tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari BUMN, perusahaan multinasional, instansi pemerintah, hingga menjadi pengusaha muda sukses.

Kampus ini membuktikan bahwa menjadi sarjana pertanian adalah pilihan karier yang prestisius, menjanjikan, dan sangat dibutuhkan oleh dunia.

Dengan fasilitas laboratorium yang lengkap, lahan praktik yang memadai, dan jaringan kemitraan yang luas, Fakultas Pertanian UMG mengundang generasi muda Indonesia untuk bergabung menjadi bagian dari solusi pangan masa depan.

Mari tumbuh, berinovasi, dan berprestasi bersama kami.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu