Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 berlangsung istimewa bagi keluarga besar Muhammadiyah Cabang Modo.
Pada Selasa (25/11/2025), Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Modo melaksanakan upacara, seluruh guru dan siswa dari berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah mengikuti upacara bersama yang diselenggarakan di halaman SMK Muhammadiyah Modo.
Upacara dimulai tepat pukul 07.15 WIB dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 peserta, yang terdiri dari guru dan siswa SMKM 6, SMPM 10, SDM 01, MIM Modo, MIM Kedungwaras, MIM Jegreg, MIM Sumberagung, dan MIM Medalem.
Hadirnya seluruh jenjang pendidikan Muhammadiyah ini menjadi simbol kebersamaan dan kekuatan sinergi dalam memajukan pendidikan berkemajuan.
Tahun ini, FGM mengangkat tema “Guru Hebat Muhammadiyah Pembangun Peradaban Bangsa”. Tema tersebut dipilih untuk menegaskan kembali peran strategis guru Muhammadiyah sebagai pendidik, penggerak dakwah, sekaligus pembentuk karakter generasi masa depan.
Upacara dipimpin oleh Sekretaris PCM Modo, Suyanto, S.E., S.P. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa guru Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dengan tekhnologi semakin canggih.
Beliau menegaskan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian dalam proses pendidikan:
- Penerapan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)
Guru dituntut untuk menciptakan proses pembelajaran yang membuat siswa benar-benar memahami konsep dan mampu berpikir kritis, bukan sekadar menghafal materi. - Penguasaan KKA (Koding dan Kecerdasan Artificial)
Dalam era digital, guru dan siswa harus melek teknologi, khususnya pemrograman dan kecerdasan buatan, agar mampu beradaptasi dan bersaing secara global.
Semakin canggihnya tekhnologi disisi lain sebagai ancaman tapi juga harus kita jadikan sebagai peluang dan tantangan. Kita manfaatkan untuk meningkatkan kwalitas pembelajaran dan sarana promosi sekalah. - Penguatan Karakter
Pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian. Bekali siswa agar aman dalam menggunakan tekhnologi terutama gadget, AI dan medsos. Guru Muhammadiyah harus menjadi teladan dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.
Menurut beliau, dengan menerapkan tiga hal penting tersebut, siswa Muhammadiyah diharapkan mampu memecahkan masalah dengan kreativitas, menggunakan teknologi secara bijak, dan membangun karakter yang kuat serta berakhlak mulia.
Pemberian Penghargaan untuk Guru Berprestasi
Setelah amanat pembina upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi guru berprestasi.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Para guru yang menerima penghargaan tampak haru dan bangga. Momen tersebut menjadi inspirasi bagi guru lainnya untuk terus berinovasi, berkreasi, dan meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas keprofesian.
Harapannya dengan penguatan komitmen untuk menjadikan pendidikan Muhammadiyah di Cabang Modo semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Seluruh peserta berharap agar momentum Hari Guru Nasional ini menjadi pemantik semangat baru bagi para pendidik untuk terus mengabdi dan membangun peradaban melalui pendidikan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana di Aula SMKM 6 Modo, yang menambah suasana kehangatan dan kebersamaan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Modo.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments