Suasana Agrowisata Omah Jambu Kemuning, Sabtu (8/11/2025), dipenuhi tawa riang siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro. Mereka mengikuti kegiatan field trip tahunan yang kali ini menghadirkan pengalaman belajar berbeda—mengarungi sungai jernih dengan river tubing. Suasana kelas yang biasanya tenang berganti dengan riuh cipratan air dan sorak gembira.
Petualangan dimulai ketika anak-anak mengenakan perlengkapan keselamatan. Dengan ban karet masing-masing, mereka siap menantang arus sungai yang tenang namun cukup menegangkan.
Kekompakan menjadi kunci utama. “Awas! Ada batu besar!” teriak salah satu siswa, Axcello Javas Alcantara, saat ban temannya menabrak batu. Teriakan, tawa, dan cipratan air menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Para pemandu lokal turut menjaga keselamatan sekaligus memberikan edukasi lingkungan. Mereka menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan air sungai, sehingga kegiatan ini tak hanya seru tetapi juga sarat nilai pembelajaran. Anak-anak belajar tentang gaya apung, aliran sungai, hingga pentingnya kerja sama dalam kelompok secara langsung di alam terbuka.
Usai pengarungan, wajah-wajah lelah namun penuh bahagia tampak jelas. Dengan pakaian basah dan sepatu berlumpur, mereka membawa pulang pengalaman berharga yang tak tergantikan oleh layar gawai.
Guru pendamping, Faridaturifqiyah, S.Th.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pembelajaran yang lebih bermakna dibandingkan teori di kelas.
“Kami ingin anak-anak merasakan tantangan alam, belajar berani, dan tahu bahwa kesenangan itu nyata, bukan hanya dari gadget,” ujarnya.
Field trip di Omah Jambu Kemuning menjadi bukti bahwa belajar di luar ruang dapat menghadirkan pengalaman mendalam dan berkesan. Para siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro pulang sebagai pahlawan kecil dengan cerita petualangan yang tak terlupakan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments