Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Film “Sepeda Onthel dari Bapak” Kolaborasi MI Muhammadiyah 25 Surabaya dan Studio Daluang Tembus Festival Internasional

Iklan Landscape Smamda
Film “Sepeda Onthel dari Bapak” Kolaborasi MI Muhammadiyah 25 Surabaya dan Studio Daluang Tembus Festival Internasional
Poster film "Sepeda Onthel dari Bapak". (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Prestasi luar biasa ditorehkan di dunia pendidikan. Film berjudul “Sepeda Onthel dari Bapak”, hasil kolaborasi MI Muhammadiyah 25 Surabaya bersama studio Daluang berhasil menembus ajang bergengsi festival internasional Western Australia Film Festival 2025.

Film ini mengangkat kisah sederhana tentang Aira seorang anak nelayan yang membutuhkan perjuangan untuk bisa mendapatkan sepeda onthel, film tersebut sarat makna perjuangan, cinta dan kasih sayang seorang ayah, dan nilai kebersahajaan.

Meskipun digarap dengan keterbatasan, karya tersebut berhasil menyentuh hati penonton internasional berkat pesan cinta kasih dan pengorbanan yang mendalam.

Produksi film ini di sutradarai oleh Yusril Ihza F.A dengan produser Ferry Rismawan (kepala MI M 25), film ini melibatkan peserta didik kelas 6 MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Tsamarah ufairah, M.Alief S.A, Albi Abidhar, Raissa Almira, Kevin Valeri, Aliya Shidqi, Misbahul Azra, Firly Aulia, Aditya R, Ainul Rofiq, Maharani, Aisyah, M.Rafly Baihaqi, Fadil, Lalabitsa, serta beberapa ustadz ustadzah juga menjadi peran pendukung yaitu Ferry Rismawan dan Siti Kunainah.

Adapun lokasi syuting gedung MI Muhammadiyah 25 surabaya, Pasar Sidotopo Wetan, dan Kedung Cowek. Dari sini peserta didik belajar nilai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.

Setelah rampung pada Juni 2025, “Sepeda Onthel dari Bapak” didaftarkan ke sejumlah Festival oleh Yusril Ihza, dan akhirnya tembus Festival internasional ajang Indonesia Western Australia film Festival 2025. Karya ini menjadi bukti nyata bahwa MI Muhammadiyah 25 surabaya bisa go internasional.

Kepala Madrasah Ferry Rismawan, menuturkan “Film ini lahir dari semangat belajar serta perjuangan dan kreativitas peserta didik. Kami sangat bangga karena melalui sepeda Onthel, mampu menyampaikan pesan universal yang menyentuh hati penonton internasional,” tuturnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sutradara Film Yusril Ihza F. A, menambahkan, “Kolaborasi dengan MI Muhammadiyah 25 Surabaya adalah pengalaman berharga dan istimewa. Kami melihat potensi anak anak sangat besar jika diberikan kesempatan dan fasilitas. Keberhasilan ini adalah langkah awal agar peran pelajar dikenal dunia dengan penuh makna,” ungkap Yusril.

Tsamarah Ufairah yang biasa dipanggil Aira mengaku sangat terharu. “Saya sangat senang, nervous, dan bersyukur film kami diputar di luar negeri rasanya seperti mimpi,” ungkapnya.

“Sepeda onthel dari Bapak” adalah karya sederhana namun penuh emosional. Kejujuran cerita membuat film istimewa dan sangat layak diapresiasi.

Harapan ke depan keberhasilan film “Sepeda Onthel dari Bapak”menjadi pemicu semangat MI Muhammadiyah 25 Surabaya untuk terus berkarya setelah sebelumnya tahun 2024 sudah pernah menampilkan film pendek berjudul “IPM Junior, Sang Pelopor Tekanan Bullying” yang ditampilkan di akun MIM 25 TV.

Kini, film “Sepeda onthel dari Bapak” diputar di Festival Internasional. Semoga MI Muhammadiyah 25 Surabaya menjadi madrasah hebat beradab, semakin dicintai dan diminati masyarakat, cemerlang, istimewa, serta mendunia.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu