Forum Komunikasi Angkatan Muda Muhammadiyah (FOKAAM) kembali menggelar kajian pada Rabu (21/1/2026). Kegiatan yang menghadirkan Nurul Iftiansanti sebagai pemateri ini diikuti oleh kader Angkatan Muda Muhammadiyah dari berbagai Organisasi Otonom (Ortom) secara daring melalui Zoom Meeting.
Dalam pemaparannya, Nurul Iftiansanti menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam berorganisasi.
Ia mengingatkan agar kader tidak menjadi pribadi yang kaku serta tidak menjaga jarak satu sama lain karena organisasi akan berjalan sehat apabila diwarnai dengan keterbukaan dan kebersamaan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan bersama dalam organisasi, terdapat beberapa prinsip yang perlu dijaga oleh setiap kader, di antaranya yakni saling menyapa sebagai bentuk kedekatan emosional antar kader, tidak membatasi ruang aspirasi sehingga setiap ide dan pendapat dapat tersampaikan dengan baik, membiasakan diskusi bersama, serta meluangkan waktu untuk berorganisasi.
“Organisasi tidak menunggu waktu luang kita, justru kitalah yang perlu meluangkan waktu untuk organisasi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keaktifan dalam organisasi tidak menghalangi kesibukan pribadi karena proses berorganisasi tidak berlangsung selamanya dan justru memberikan banyak manfaat serta pengalaman berharga bagi kader.
Terkait strategi penggerakan kader, Nurul menjelaskan bahwa mengawali kegiatan dengan melibatkan satu atau dua kader yang aktif dapat menjadi pemantik bagi kader lainnya untuk turut berpartisipasi. Cara ini dinilai efektif dalam menumbuhkan keterlibatan serta semangat kolektif.
Kajian berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi dan sesi berbagi pengalaman seputar dinamika berorganisasi di Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Nurul juga mengutip pesan pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan yang diyakininya sebagai penguat tanggung jawab kader.
“Saya titipkan Muhammadiyah kepadamu.” Baginya, pesan ini menjadi pengingat akan amanah besar yang harus dijaga dan dilanjutkan oleh setiap kader.
Menutup sesi kajian, ia berpesan agar kader Angkatan Muda Muhammadiyah terus semangat mengemban amanah, tidak mudah menyerah, serta senantiasa menyesuaikan langkah perjuangan dengan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments