Gizi yang baik merupakan fondasi utama bagi tumbuh kembang anak dan remaja, khususnya para pelajar. Pemenuhan gizi seimbang tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga berdampak langsung pada kemampuan belajar, konsentrasi, dan prestasi di sekolah.
Berangkat dari pemahaman tersebut, SMP Muhammadiyah 7 (Mutu) Blimbing menggelar Program Pekan Gizi yang diselenggarakan rutin setiap dua pekan sekali. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran pentingnya pola makan sehat bagi peserta didik.
Pada pelaksanaan kali ini, Sabtu (18/10/2025), program pekan gizi berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Wali Siswa (FOKSIMU) melalui kegiatan bertajuk Foksi Sehat. Program ini digagas sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap isu-isu gizi dan maraknya berita tentang kasus keracunan siswa akibat makanan bantuan pemerintah.
Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipandu oleh Iwan Supriyadi, S.Pd., guru PJOK SMP Mutu. Suasana pagi yang cerah menambah semangat siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Usai senam, acara dilanjutkan dengan edukasi gizi oleh Dina Lusdiana, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Humas.
“Pelajar yang mengonsumsi makanan bergizi seimbang (mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) akan memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas dan berpikir secara optimal,” ujar Bu Dina.
Ia menambahkan, program pekan gizi tidak hanya akan berhenti pada kolaborasi dengan FOKSIMU, tetapi juga akan melibatkan warga dan unsur masyarakat sekitar.
“Dengan adanya sinergi antara sekolah, wali murid, dan masyarakat, anak-anak akan lebih mudah memahami serta menerapkan pentingnya makan bergizi setiap hari. Dukungan keluarga bukan hanya memperkuat program gizi, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap berprestasi,” lanjutnya.
Peran FOKSIMU sebagai Mitra Sekolah
FOKSIMU (Forum Komunikasi Wali Siswa SMP Mutu) merupakan wadah komunikasi dan interaksi antara wali murid dan guru dalam mendukung program-program sekolah. Sebagai salah satu pilar kemajuan sekolah, FOKSIMU berperan aktif memberikan masukan dan dukungan terhadap proses pendidikan peserta didik.
Pemenuhan gizi anak, menurut FOKSIMU, bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bersama antara orang tua dan lingkungan keluarga.
Infiyah, salah satu pengurus FOKSIMU sekaligus orang tua dari Anggun Citra Cahyani, siswa kelas IX, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program-program SMP Mutu yang terbukti bermanfaat bagi perkembangan anak-anak kami. Mereka semakin semangat belajar karena merasa diperhatikan secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia berharap SMP Mutu terus menjadi sekolah yang unggul, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.
“Semoga SMP Mutu senantiasa menjadi sekolah yang Unggul Jiwanya dan Unggul Raganya,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments