
PWMU.CO – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Irwan Akib, menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh pelajar Muhammadiyah dalam Pembukaan Fortasi Akbar 2025 yang digelar oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) bekerja sama dengan Media Kantor PP Muhammadiyah, Senin (14/7/2025).
Dalam sambutannya, Prof Irwan menekankan empat poin penting sebagai bekal utama bagi pelajar Muhammadiyah untuk tumbuh menjadi pribadi yang kuat, hebat, berkarakter, dan berdampak.
Pertama, Iman sebagai Fondasi Utama
Prof Irwan menegaskan pentingnya kekuatan iman dan tauhid sebagai dasar dalam membentuk kepribadian pelajar Muhammadiyah.
“Iman dan tauhid bukan sekadar pengucapan dua kalimat syahadat, tetapi bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pendidikan di sekolah Muhammadiyah memiliki peran penting dalam membina kekuatan tauhid agar menjadi energi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Dua, Intelektualitas yang Kritis
Selain kekuatan iman, Irwan menyoroti pentingnya pengembangan intelektualitas pelajar.
“Sekolah Muhammadiyah harus mendorong pelajarnya berpikir kritis dan analitis. Belajar itu bukan hanya membaca, tapi juga memahami, menganalisis, dan mensintesis informasi,” jelasnya.
Ia berharap pelajar Muhammadiyah mampu meningkatkan kapasitas intelektualnya seiring dengan perkembangan zaman dan tantangan global.
Tiga, Akhlak Anggun
Irwan juga menekankan pentingnya akhlak dalam kehidupan sosial. “Pelajar Muhammadiyah harus memiliki sikap dan akhlak yang anggun, menjadi pribadi yang santun, beretika, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” pesannya.
Empat, Berkarya untuk Umat dan Bangsa
Terakhir, Irwan mendorong para pelajar untuk menghasilkan karya nyata yang bermanfaat. “Pelajar Muhammadiyah harus mampu memberikan kontribusi nyata, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk umat, bangsa, dan negara,” tandasnya.

Fortasi sebagai Momen Bersejarah
Ketua Umum PP IPM, Riyandi Prawita, dalam sambutannya menjelaskan makna tema Fortasi Akbar 2025, yaitu Pelajar Hebat, Berkarakter, dan Berdampak.
Ia berharap Fortasi ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal yang membekas dalam perjalanan hidup para pelajar Muhammadiyah.
“Apa yang kita lakukan hari ini semoga bukan hanya menjadi momen sesaat, tapi kenangan dan pijakan penting yang terus hidup dalam diri kita,” ujarnya.
Riyandi menegaskan, tema Fortasi tahun ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan harapan konkret agar pelajar Muhammadiyah benar-benar menjadi pribadi yang tangguh, bermanfaat, dan berkontribusi untuk kebaikan bersama. (*)
Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan






0 Tanggapan
Empty Comments