Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

FOSKAM Gresik Gelar W-DAPI: Gabungkan Praktikum IPA dengan Coding Arduino Uno

Iklan Landscape Smamda
FOSKAM Gresik Gelar W-DAPI: Gabungkan Praktikum IPA dengan Coding Arduino Uno
Peserta pelatihan mempraktekkan coding dengan Arduino Uno (Dyah Novira Dwi Jayanti/PWMU.CO)
pwmu.co -

Forum Silaturahmi Kepala Sekolah dan Madrasah (FOSKAM) Muhammadiyah Kabupaten Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui suksesnya Workshop Digitalisasi Alat Praktikum IPA (W-DAPI) yang berfokus pada penggabungan materi IPA Fisika dan ilmu komputer melalui aplikasi Arduino Uno.

W-DAPI adalah workshop yang bertujuan mendigitalisasi alat praktikum IPA, khususnya materi Fisika tentang Suhu dan Gerak Lurus Beraturan (GLB). Digitalisasi ini dilakukan dengan memanfaatkan microcontroller Arduino Uno dan aplikasi coding.

Pelatihan ini digelar untuk memperkaya wawasan dan pengalaman baru para guru dalam aplikasi praktikum menggunakan koding. Inisiatif ini membuka peluang bahwa praktikum IPA tidak hanya terbatas pada Laboratorium MIPA (Matematika dan IPA), tetapi juga dapat diintegrasikan di Laboratorium Komputer (Labkom) dengan materi coding dari pelajaran komputer.

Workshop ini diikuti oleh 25 guru IPA dari 17 sekolah yang berada di bawah naungan FOSKAM SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik dan SDMM yang diwakili oleh Ita Muflikhatul Ummah, S.Pd, dan Dyah Novira Dwi Jayanti, S.Pd.

Narasumber yang memandu pelatihan adalah Azam Al Faruq Abdul Wadud, S.Kom., seorang ahli di bidang teknologi dan informatika. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 8 November 2025 di SMP Muhammadiyah 5 Bungah, Gresik.

Dari Praktikum Konvensional ke Praktikum Berbasis Coding

Dalam pelatihan ini, Azam Al Faruq Abdul Wadud mengajarkan guru-guru cara mengaplikasikan coding (pemrograman) sederhana untuk mengendalikan Arduino Uno sebagai alat pengukur atau pencatat data. Contohnya, untuk materi Suhu, Arduino dapat diprogram untuk menampilkan hasil pengukuran suhu secara digital.

Sementara untuk materi GLB, Arduino dapat digunakan untuk membuat alat pendeteksi waktu dan jarak yang lebih presisi, menggantikan alat konvensional. Pendekatan ini secara signifikan menambah wawasan dan pengalaman baru bagi para guru dalam mengaplikasikan praktikum menggunakan koding.

Vira, salah satu peserta pelatihan dengan antusias mengungkapkan kesannya.

“Alhamdulillah kegiatan workshop ini memberikan wawasan baru untuk saya tentang bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam kegiatan praktikum di sekolah dan juga pembuatan alat peraga digital. Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang pentingnya inovasi dalam pembelajaran IPA agar siswa lebih aktif dan antusias,” tuturnya.

Ke depannya sebagai tindak lanjut, akan diadakan pelatihan sesi 2 yang secara khusus membahas digitalisasi praktikum IPA untuk materi Biologi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu