SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School) kembali menggelar kegiatan Friday Boarding School (FBS) ke-3 dengan tema “Deepen My Spirituality”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI selama dua hari, Jumat–Sabtu (23–24/1/2026), dengan penuh semangat dan antusias.
Salah satu rangkaian di Friday Boarding School adalah sesi motivasi yang menghadirkan Hilmi Aziz Hamim, M.Pd.I, Wakil Ketua PDM Gresik, sebagai pemateri.
Dalam penyampaiannya, Hilmi mengajak para siswa untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan, khususnya nikmat fasilitas pendidikan yang baik. Ia menegaskan bahwa tidak semua anak mendapatkan kesempatan yang sama.
“Tidak semua anak mendapatkan fasilitas sekolah seperti kalian. Ada sekolah yang atapnya masih bocor sehingga ketika hujan air masuk ke kelas, ada pula sekolah yang halamannya banjir dan berlumpur. Bahkan di beberapa daerah yang terkena bencana, sekolahnya tenggelam lumpur. Maka kita benar-benar harus bersyukur atas nikmat Allah,” ungkap Hilmi.
Spirit Syukur
Lebih lanjut, Hilmi menjelaskan bahwa syukur memiliki tiga bentuk, yaitu syukur dengan hati, lisan, dan perbuatan.
“Syukur dengan hati adalah meyakini bahwa semua nikmat yang kita peroleh berasal dari Allah SWT. Syukur dengan lisan dengan mengucapkan Alhamdulillah. Sedangkan syukur dengan perbuatan adalah menggunakan nikmat tersebut untuk kebaikan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa bersyukur hukumnya wajib, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7. Menurutnya, bagi seorang pelajar, belajar dengan sungguh-sungguh merupakan bentuk syukur yang nyata.
“Ketika Allah memberi kita fasilitas sekolah yang baik, lalu kita malas belajar, itu termasuk tidak bersyukur. Bersyukur tidak cukup dengan hati dan lisan saja, tetapi juga harus dibuktikan dengan perbuatan,” tegasnya.
Hilmi juga menguatkan motivasi siswa dengan menyampaikan firman Allah SWT dalam Surah Al-Mujādilah ayat 11, yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
Menurutnya, menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh akan membawa kemuliaan dan kemudahan menuju kebaikan. Ia juga mengingatkan bahwa kesuksesan dan surga tidak diraih dengan mudah, tetapi harus diperjuangkan dengan kesabaran dan kesungguhan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ali ‘Imran ayat 142:
اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ جَاهَدُوْا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصّٰبِرِيْنَ
“Apakah kamu mengira akan masuk surga, padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan belum mengetahui orang-orang yang sabar?”
Hilmi menutup materinya dengan pesan agar para siswa memiliki cita-cita yang diperjuangkan dengan ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments