Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gandeng Disperta Gresik, Siswa SDMM Belajar Ciptakan Aquaponik Ramah Iklim dari Galon Bekas

Iklan Landscape Smamda
Gandeng Disperta Gresik, Siswa SDMM Belajar Ciptakan Aquaponik Ramah Iklim dari Galon Bekas
Foto bersama dengan pemateri di akhir kegiatan. Foto: AH. Nurhasan Anwar/PWMU.CO.
pwmu.co -

Membuat aquaponik sederhana ternyata tidak sulit. Hal ini dipelajari langsung oleh siswa kelas IV SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik dalam kegiatan penguatan kokurikuler berbasis materi pembelajaran Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) pada Jumat (10/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula SDMM ini menghadirkan guru tamu dari Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Gresik.

Kepala SDMM, Athiq Amiliyah, S.Pd., dalam sambutannya mengajak siswa kelas IV untuk menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan, termasuk lingkungan sekolah.

Ia menekankan pentingnya peran anak-anak dalam mewujudkan SDMM sebagai sekolah ramah iklim.

“Harapannya nanti anak-anak bisa menjadi pahlawan kecil dalam menyelamatkan bumi ini,” ujar Athiq dengan penuh semangat.

Dalam kegiatan ini, Disperta Kabupaten Gresik mengutus Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional Bidang Tanaman Pangan, Windy Budhiarti, S.TP., bersama dua rekannya, Dian Sarimega Taursina, A.Md., dan Alifia Yuniarachma, S.P., untuk memberikan sosialisasi tentang aquaponik.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung SDMM menuju sekolah ramah iklim.

Dalam sesi sosialisasi, Windy Budhiarti menggali pengetahuan siswa mengenai jenis-jenis sampah organik dan anorganik. Ia kemudian memaparkan keresahan para petani dan pembudidaya ikan akibat hasil panen yang menurun, ditunjukkan melalui gambar sawah dan tambak yang mengalami kekeringan.

Windy kemudian melanjutkan dengan menjelaskan konsep pertanian yang ramah iklim sebagai solusi atas permasalahan tersebut.

“Untuk mengatasi masalah yang dihadapi para petani dan pembudidaya ikan, pertanian dan perikanan ramah iklim adalah cara yang baik untuk bumi kita,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sistem pertanian dan perikanan ramah iklim saling berhubungan dan mendukung satu sama lain dalam menciptakan sistem pangan yang lebih berkelanjutan, yaitu melalui penerapan sistem aquaponik.

“Aquaponik ini menanam sayur dan membudidayakan ikan secara bersamaan di satu tempat,” lanjutnya.

Windy juga menjelaskan tiga jenis sistem aquaponik, yaitu media bed, Deep Water Culture (DWC), dan nutrient film technique (NFT).

Iklan Landscape UM SURABAYA

Setelah pemaparan, siswa diperkenalkan dengan alat peraga berupa galon air bekas kemasan yang telah dimodifikasi.

Bagian atas galon dilubangi untuk menanam sayuran, sementara bagian bawahnya dipasang kran sebagai saluran air. Tampak pula satu kotak berisi tanaman serta ikan kecil dalam kantong plastik sebagai media praktik.

“Ini adalah contoh aquaponik sederhana, ya. Kita isi air terlebih dahulu, lalu masukkan ikan lele. Tanamannya juga dimasukkan, tapi menggunakan netpot yang sudah disiapkan, kemudian diletakkan di lubang-lubang ini,” jelasnya sambil menunjukkan galon bekas air minum kemasan yang telah dimodifikasi sebagai media aquaponik sederhana.

Selama kegiatan berlangsung, Windy mengaku terkesan dengan energi dan antusiasme siswa kelas IV saat menerima materi.

“Semangat mereka dalam menjawab pertanyaan dan mengajukan pertanyaan menunjukkan betapa besar rasa ingin tahu mereka tentang aquaponik,” tegasnya.

Salah satu siswa, Aisyah Nuha Zhafira dari kelas IV Andalusia, menyampaikan kesan positifnya terhadap kehadiran guru tamu dari Disperta.

“Tambah paham, Ustazah. Materinya jadi lebih mudah karena ada contoh galon aquaponiknya,” ungkapnya.

Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Setelah itu, Windy bersama tim melanjutkan kunjungan ke lokasi proyek STEAM kelas IV, yaitu taman belakang sekolah dan Rumah Katering Surya Amanah.

Proyek dengan judul Aquafarming ini diharapkan dapat terealisasi dengan mengoptimalkan limbah dari katering dan limbah organik dari lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem pangan berkelanjutan. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu