
PWMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Klojen menyelenggarakan kegiatan Upgrading Kemuhammadiyahan pada Ahad (11/5/2025) di Aula SD Mutu Kawi, Kota Malang.
Selain menjadi ajang silaturahim, acara ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman kader Muhammadiyah mengenai ideologi organisasi, baik bagi kader lama maupun kader baru.
Acara ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni Ir Agus Purwadyo dan Dr Ahmad Shobrun Jamil SSi MP yang membahas berbagai aspek penting dalam penguatan gerakan Muhammadiyah.
Ustadz Hafidz SP MPdI Ketua PCM Klojen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memantapkan pemahaman kader lama sekaligus memberikan wawasan baru bagi kader baru.
“Kegiatan ini menekankan pentingnya para PRM dan Ortom di PCM Klojen berpegang teguh pada ideologi Muhammadiyah, seperti Muqaddimah Anggaran Dasar, PHIWM (Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah), dan kepribadian Muhammadiyah. Ini menjadi landasan warga Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah dan gerakan,” ujar Hafidz.
“Ke depan, setelah upgrading dari PRM dan Ortom ini nanti akan ada upgrading untuk guru-guru AUM Dik (Amal Usaha Muhammadiyah Pendidikan) yang ada di Kecamatan Klojen mulai dari tingkat SD sampai SMA SMK. InsyaAllah nanti akan dilaksanakan di awal bulan Juli sebelum tahun ajaran baru. Semoga kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkokoh peran Muhammadiyah di tengah masyarakat,” pungkas Hafidz.
Berikutnya, penyampaian materi pertama oleh Ir Agus Purwadyo yang memaparkan tentang esensi pergerakan Muhammadiyah yang berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ia menekankan pentingnya peran Muhammadiyah dalam mendukung cita-cita dan memberikan manfaat kepada Islam dan Pancasila.
“Masyarakat yang kita pimpin harus menjadi orang yang mampu memberikan manfaat dan mencegah kemungkaran,” kata Agus.
Ia juga menyoroti pentingnya pengajian rutin di tingkat ranting untuk menjaga kedekatan masyarakat dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
“Ranting harus mampu menggerakkan masyarakat agar peduli terhadap Islam dan Muhammadiyah,” tambahnya.

Pada sesi kedua, Dr Ahmad Shobrun Jamil menyampaikan materi tentang pola hidup warga Muhammadiyah di masa kini dan masa depan. Ia menekankan pentingnya visi, musyawarah, serta evaluasi dalam menjalankan program Muhammadiyah.
“Untuk memberikan dampak yang lebih luas, Muhammadiyah perlu mendukung kader yang memegang amanah di pemerintahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa warga Muhammadiyah harus memikirkan arah pembangunan negeri, mengingat Muhammadiyah turut berperan dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan oleh panitia. Dengan berlangsungnya Upgrading Kemuhammadiyahan ini, PCM Klojen berharap seluruh kader dapat lebih memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun






0 Tanggapan
Empty Comments