Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

GELORTENSI: Mahasiswa Keperawatan UMG Optimalkan Daun Kelor untuk Mendukung Pencegahan Hipertensi pada Lansia

Iklan Landscape Smamda
GELORTENSI: Mahasiswa Keperawatan UMG Optimalkan Daun Kelor untuk Mendukung Pencegahan Hipertensi pada Lansia
Foto saat menjelaskan mengenai hipertensi dan praktek pembuatan teh daun kelor. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa keperawatan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Desa Simongagrok dari Universitas Muhammadiyah Gresik melaksanakan kegiatan inovasi kesehatan berjudul GELORTENSI (Gerakan Daun Kelor Cegah Hipertensi) sebagai upaya mendukung pencegahan hipertensi pada lansia.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (14/2/2026) bertempat di Dusun Simorukun, Desa Simongagrok, Kabupaten Mojokerto, dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang lansia.

Kegiatan ini berawal dari hasil pemantauan dan pendampingan langsung mahasiswa keperawatan KKN Kelompok 13 selama beberapa minggu saat membantu kegiatan posyandu lansia di Desa Simongagrok.

Dari kegiatan tersebut, mahasiswa menemukan bahwa banyak lansia yang tekanan darahnya melebihi batas normal. Hal ini menjadi perhatian karena jika tekanan darah tinggi tidak dicegah dan dikontrol sejak awal, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan tekanan darah atau cek tensi kepada seluruh lansia. Pemeriksaan ini dilakukan oleh mahasiswa keperawatan dan dibantu oleh ibu – ibu kader dusun Simorukun dan bidan desa, sebagai langkah skrining awal untuk mengetahui kondisi tekanan darah lansia sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Setelah pemeriksaan tensi, mahasiswa keperawatan memberikan edukasi kesehatan mengenai hipertensi, meliputi pengertian, faktor risiko, serta dampak yang dapat terjadi apabila tekanan darah tinggi tidak dikendalikan. Edukasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar sesuai dengan kondisi lansia.

Inovasi GELORTENSI

Dalam inovasi GELORTENSI, mahasiswa keperawatan memperkenalkan pemanfaatan daun kelor sebagai tanaman herbal lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Teh daun kelor dipilih sebagai bentuk olahan karena praktis, ekonomis, dan mudah dibuat, serta berpotensi membantu menjaga kestabilan tekanan darah bila dikonsumsi secara rutin dan disertai pola hidup sehat.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan teh daun kelor, mulai dari pemilihan daun kelor, proses pengeringan, hingga cara penyeduhan yang benar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain pemanfaatan daun kelor, mahasiswa keperawatan juga melaksanakan pencegahan hipertensi dengan mengadakan senam hipertensi bagi para lansia. Kegiatan senam ini dilakukan sebagai bentuk upaya non-farmakologis untuk membantu melancarkan peredaran darah, menjaga kebugaran tubuh, serta membantu mengontrol tekanan darah.

Dengan kombinasi edukasi, konsumsi herbal, dan aktivitas fisik rutin, diharapkan pencegahan hipertensi dapat dilakukan secara lebih optimal dan menyeluruh.Para lansia tampak sangat antusias, aktif bertanya, dan mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat.

Melalui inovasi GELORTENSI ini, mahasiswa keperawatan KKN Kelompok 13 Desa Simongagrok berharap para lansia dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan hipertensi secara mandiri dan berkelanjutan.

Salah satu lansia Dusun Simorukun menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Selama ini daun kelor biasanya cuma dibuat sayur. Saya baru tahu ternyata bisa dibuat teh. Kegiatannya bagus, nanti bisa saya coba sendiri di rumah,” ujarnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu