Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gen Z Banget! Dai Muda Asal Mojokerto Tausiyah di Milad SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar

Iklan Landscape Smamda
Gen Z Banget! Dai Muda Asal Mojokerto Tausiyah di Milad SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar
Muhammad Iqbal Rahman pada saat tausiyah Muslim Fest di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dalam tausiyahnya, Iqbal Rahman sapaan akrabnya menyampaikan tentang beberapa kemerosotan yang dapat merusak moral atau akhlak generasi muda.

“Dalam jurnal penelitian Pendidikan Islam, sekitar 87% Gen Z mengalami kemerosotan akhlak, dan siklus itu lebih dominan kepada mereka yang rentan di usia 12-19 tahun atau di usia SMP/SMA/Sederajat,” terang Dai Muda Mojokerto.

Beberapa faktor kenakalan remaja tersebut diantaranya ialah:

1. Pacaran (zina)

“Banyak anak muda yang melakukan hal tersebut, bahkan berpacaran satu sekolah, yang lebih parahnya lagi satu kelas,” ujarnya, dan para siswa bersorak secara bersamaan.

Hal ini sudah Allah SWT sematkan di dalam al-Quran,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra ayat 32)

2. Meninggalkan sholat secara disengaja

“Kebiasaan ini juga sering dihiraukan sama para anak muda, bahkan subuhan saya sekarang di masjid-masjid yang berjamaah mereka anak muda sehat yang berusia 40-50 tahunan,” imbuhnya, sambil seluruh audiens tertawa bersama.

مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ
“Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”
قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ
Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat. (QS. Al Muddatsir: 42-43)

Padahal Prof. Mukti sudah menggagas 7 kebiasaan Anak Muda Hebat, satu di antaranya ialah membiasakan Bangun Pagi.

“Tapi sekarang anak muda bangunnya saja pukul 6 pagi, terus mereka salat subuh, tapi menurut saya itu niatnya digabung jadi 2 sekaligus sehingga menjadi salat subhah (subuh dan dhuhah),” lanjutnya, sambil mereka tertawa dan tepuk tangan.

3. Sering berbicara kotor

Iqbal juga memperhatikan bahwa anak Gen Z sekarang setiap ngobrol pasti ditambahi dengan kata-kata yang tidak pantas.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Contohnya apa teman-teman?”, dijawab oleh para siswa “Anjir, Anjay, kamu nanya,, dan berbagai tanggapan lainnya sambil mereka tertawa bersama.

“Termasuk kategori bicara kotor itu memanggil temannya dengan sebutan nama ayah atau ibunya,” jelas Iqbal, sambil mereka bersorak kembali dan tertawa.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok)” (QS. Al Hujurat: 11)

4. Sering main keluar rumah

Anak sekarang itu lebih suka dolan (main) atau keluar rumah, bahkan mereka sudah memiliki grup atau sirkel yang selalu ngajak keluar rumah.

“Dari kebiasaan tersebut, dia sering melupakan ibadah, seringkali menghiraukan perintah orang tua, ngaji pun jarang,” tegasnya.

5. Sering begadang atau tidur larut malam

Dalam tausiyahnya, Iqbal juga mengingatkan pentingnya memikirkan kesehatan di usia produktif.

Anak Gen Z juga apabila diperhatikan yang sering dikonsumsi ialah makanan yang mengandung tiga rasa, yakni Pedas, Manis, dan Asin (micin)”

“Contohnya seblak, tahu gejrot, es amburadul, takoyaki, bakso granat, mie pedes, termasuk minuman minuman yang dijual dipasaran dan di kafe,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, dan selesai pukul 12.00 WIB. Sebagai bentuk semarak kegiatan tersebut, mereka juga difasilitasi dengan foto potrait bersama sebagai kenang-kenangan.

Ketua IPM SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Rizky Eza Putra mengaku senang dan bahagia mendatangkan Pendakwah atau Dai Muda yakni Ustadz Muhammad Iqbal Rahman, S.Pd.

“Saya mewakili panitia inti, tentunya sangat bangga dan related banget dengan tausiyah dan pesan yang disampaikan oleh Ustadz Iqbal, sangat pas dan menarik diulas di sekolah kami, bahkan teman-teman yang mendengarkan saja merasa terhibur dengan gaya dakwah yang disampaikan, ada humornya juga seperti Prof. Abdul Mukti,” ujar Rizky Eza Putra.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu