Sebanyak 70 ibu rumah tangga, kader, dan anggota PKK di Desa Kedungpari, Jombang, mengikuti edukasi stunting sekaligus pengenalan aplikasi GENC sebagai upaya digital pencegahan stunting. Acara bertajuk “GENC Hadir, Stunting Minggir” ini memadukan penyuluhan, teknologi, dan semangat pemberdayaan perempuan desa.
Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kedungpari pada Ahad (4/8/2025), bersamaan dengan pleno rutin PKK. Suasana hangat terasa sejak awal acara, diawali pembukaan oleh pembawa acara PKK setempat, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKK. Antusiasme peserta kian meningkat saat Kepala Desa Kedungpari secara resmi membuka acara, menyampaikan apresiasi, dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dinilai bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Penyuluhan pertama dibawakan oleh Hilyatul Auliya Sifarani, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Uli, sapaan akrabnya, memaparkan secara rinci bahaya stunting, penyebabnya, serta dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kecerdasan anak. Penyampaiannya yang komunikatif membuat para ibu menyimak dengan penuh perhatian.
Berikutnya, Adellia Cindy, mahasiswa Kebidanan, memperkenalkan aplikasi GENC (Generasi Emas Cegah Stunting). Aplikasi ini dirancang sebagai sarana edukasi dan pendampingan keluarga untuk mencegah stunting sejak dini. Dengan didampingi mahasiswa KKN Kelompok 4 UM Surabaya, para peserta mencoba langsung aplikasi tersebut. Banyak yang mengaku terbantu karena fitur-fiturnya mudah diakses dan sarat informasi.
Sesi berikutnya membahas potensi UMKM lokal sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi keluarga. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Hidayatur Rohman, mahasiswa KKN, diiringi harapan terciptanya generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
Momen penutup berlangsung meriah dengan pekikan jargon bersama:
“GENC Hadir!”
Dijawab lantang oleh peserta: “Cerdas Gizi, Cerdas Generasi!” (*)






0 Tanggapan
Empty Comments