Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gerak Tari dan Lagu Iringi Terima Rapor di Mudisa

Iklan Landscape Smamda
Gerak Tari dan Lagu Iringi Terima Rapor di Mudisa
pwmu.co -
Gerak tari
Peserta tari dan lagu SD Musisa Jember. (Fajar/PWMU.CO)

PWMU.CO– Gerak tari dan lagu daerah meramaikan acara terima rapor di SD Muhammadiyah 1 (Mudisa) Jember, Kamis (22/12/2022).

Gelaran di lapangan olahraga SD Mudisa di bawah tenda dengan panggung dan sound system. Hadir seluruh wali murid, guru, dan Dr Arief Rijadi MSi MPd, Koordinator Majelis Dikdasmen dan Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumbersari Jember.

Acara ini merupakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai implementasi Kurikulum Merdeka. Temanya Melestarikan Budaya Bangsa Indonesia Melalui Gerak Tari dan Lagu Daerah.

Tampilan gerak tari dan lagu dilaksanakan bergantian antar kelas. Lagu Gundul Pacul ditampilkan oleh perwakilan siswi kelas I, Tari Merak  dari kelas IV. Lagu Cublak-cublak Suweng siswa kelas I, Tari Gantar dan Tari Jaranan dari siswa kelas IV.

Pembacaan ayat suci al-Quran dilantunkan oleh Hazmi siswa kelas I. Dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya dan Sang Surya.

Kepala SD Mudisa Drs Abd Wasid SPd bersyukur acara berjalan dengan lancar. ”Alhamdulillah rasa syukur yang tak terhingga gelar karya ini berjalan dengan baik, meskipun hujan yang belum reda dari semalam,” katanya.

Pak Wasid, sapaan akrabnya,  menyampaikan terima kasih pada panitia yang bekerja dengan kompak hingga acara ini berjalan sesuai rencana.

Iklan Landscape UM SURABAYA

 Ia menjelaskan di hadapan ratusan wali murid, kegiatan ini implementasi dari Sekolah Penggerak melalui Kurikulum Merdeka ini.

Arief Rijadi yang membuka acara ini menyampaikan acara ini upaya ta’aruf, mengenal kebudayaan lain di negeri ini. ”Li ta’arufu atau saling mengenal budaya dan suku lain diajarkan dalam kegiatan ini, dengan menampilkan gerak tari dan lagu daerah,” paparnya.

Menurut dia, dalam P5 ini, siswa diajarkan tentang Profil Pelajar Pancasila. Siswa dituntut bisa hidup mandiri, kreatif, bernalar kritis, gotong royong, dilatih untuk berwirausaha, dan kebhinekaan global.

Guru bisa membimbing siswanya mendapatkan pengetahuan luas untuk mewujudkan anak-anak masa depan yang terbaik. Dengan harapan agar tidak ada lagi kerusuhan antar etnis.

Penulis Muhammad Fajar Al Amin   Editor Sugeng Purwanto

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu