Gerakan Muhammadiyah itu seperti sebuah jam. Ia bergerak tanpa suara, tetapi jarumnya tak pernah berhenti menunjukkan perubahan dan kemajuan
Hal itu diungkapkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, MA., saat menyampaikan ceramah pada peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Bluru Kidul, Sidoarjo, Ahad (30/11/2025). “
“Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah yang bekerja dengan ketekunan, konsistensi, dan arah yang jelas. Karakter Islam berkemajuan yang diusung Muhammadiyah berpijak pada pemahaman jernih terhadap Al-Qur’an dan sunah, serta komitmen kuat dalam menghadirkan wajah Islam yang damai, mencerahkan, dan membawa rahmat bagi seluruh alam,” kata dia.
Syafiq menegaskan, perjuangan Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada internal umat, tetapi juga turut mengambil peran dalam membangun tatanan dunia yang aman, adil, dan damai.
Dia juga menyampaikan anekdot humoris tentang “konferensi para iblis” yang menolak pensiun karena Muhammadiyah masih menjadi lawan utama mereka, sebuah gambaran bahwa perjuangan dakwah Muhammadiyah selalu berada di garis depan melawan kezaliman dan kerusakan moral.
Setelah kajian yang inspiratif tersebut, rangkaian peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah berlangsung meriah di Balai Desa Bluru Kidul. Acara ini diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bluru Kidul bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah, dengan diikuti sekitar 200 peserta.
Kegiatan Milad menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali semangat dakwah Islam berkemajuan di lingkungan masyarakat Bluru Kidul.
Selain kajian, acara juga diisi dengan layanan masyarakat berupa penyediaan beras murah yang diprakarsai Aisyiyah serta layanan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Rumah Sakit Siti Fatimah. Program ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual, tetapi juga pada pelayanan kemanusiaan dan pemberdayaan warga.
Acara Milad turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris PDM Sidoarjo, Burhanuddin, S.Th.I., M.Pd., serta Ketua PCM Sidoarjo, Noerwachid Soeprijanto, S.Ak. Para pimpinan ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Sidoarjo juga hadir, menambah khidmat dan semarak suasana.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Sidoarjo, Noerwachid Soeprijanto menyampaikan apresiasi atas dinamika PRM Bluru Kidul yang dinilai mampu menggerakkan seluruh elemen anggotanya. Keterlibatan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah menjadi modal penting dalam melanjutkan estafet dakwah Muhammadiyah ke depan.
Dia menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi yang kuat seperti yang terlihat di Bluru Kidul dapat menjadi teladan bagi ranting-ranting lainnya.
Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga wujud nyata semangat kebersamaan dalam memajukan umat. Melalui kajian, layanan sosial, dan penguatan jejaring organisasi, PRM Bluru Kidul meneguhkan kembali komitmennya untuk terus bergerak membawa pencerahan bagi masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan cita-cita besar Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar makruf nahi munkar yang menghadirkan solusi, kemajuan, dan keberkahan bagi bangsa. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments