Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Gerakan Peduli Sekolah (GPS) SD Mupat Beri Kejutan Haru di Hari Guru

Iklan Landscape Smamda
Gerakan Peduli Sekolah (GPS) SD Mupat Beri Kejutan Haru di Hari Guru
Suasana haru mewarnai gerbang masuk SD Muhammadiyah 4 (SD Mupat) Kota Malang, pada peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025). (Ahmad Afwan Yazid/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai gerbang masuk SD Muhammadiyah 4 (SD Mupat) Kota Malang, baik di Kampus 1 maupun Kampus 2. Tak lain, hal tersebut lantaran peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025).

Para guru SD Mupat dikejutkan oleh sambutan istimewa pengurus Paguyuban Wali Murid, yang dikenal dengan sebutan GPS (Gerakan Peduli Sekolah).

Sejak pagi buta, sebelum bel sekolah berbunyi, barisan pengurus GPS sudah terlihat rapi berdiri di depan gerbang. Mereka tidak datang sebagai wali murid biasa, melainkan sebagai perwakilan orang tua yang ingin menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas jasa para pendidik.

Momen Menyentuh Hati

Di tangan setiap pengurus GPS tergenggam setangkai bunga mawar dan bunga indah lainnya. Ketika satu per satu guru memasuki area sekolah, mereka langsung disambut dengan senyum ramah, sapaan hangat, dan ucapan penuh hormat.

“Selamat Hari Guru, Bapak/Ibu!” seru para wali murid serentak sambil menyodorkan bunga tersebut kepada guru yang lewat.

Pemandangan ini sontak menyentuh hati para pendidik. Raut wajah kaget, terharu, hingga mata berkaca-kaca terlihat jelas di wajah para guru yang tak menyangka akan menerima sambutan seistimewa itu dari orang tua murid.

Aksi ini seolah membalikkan kebiasaan, di mana biasanya muridlah yang memberikan kejutan, kini giliran orang tua yang mengambil peran utama.

Kegiatan ini menunjukkan betapa eratnya kolaborasi antara pihak sekolah dan wali murid di SD Mupat, membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas adalah hasil sinergi tiga pilar: siswa, guru, dan orang tua.

Keinginan Tulus Orang Tua

Ketua GPS SD Mupat, Agus Gunadi, menjelaskan bahwa inisiatif kejutan ini murni lahir dari keinginan tulus para orang tua untuk mengapresiasi kerja keras guru.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Giat ini kami lakukan sebagai wujud nyata menghargai jasa para guru yang telah mendidik anak-anak kami dengan segenap hati” ujar Bapak Agus Gunadi.

Menurutnya, peran guru di SD Mupat tidak hanya terbatas pada transfer ilmu pengetahuan semata, tetapi juga sangat krusial dalam pembentukan karakter.

“Anak-anak kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi generasi penerus yang berakhlakul karimah. Ini semua berkat didikan dan kesabaran para guru. Kami sebagai orang tua merasa perlu memberikan penghargaan setidaknya dalam bentuk sapaan hangat dan doa di Hari Guru ini” tambahnya.

Aksi yang berlangsung singkat namun penuh makna ini berhasil menciptakan aura positif di lingkungan sekolah. Bunga yang diberikan menjadi simbol keindahan pengabdian para guru.

Sementara senyum dan pelukan singkat menjadi penguat semangat bagi para pendidik untuk terus berdedikasi.

Peringatan Hari Guru Nasional di SD Mupat tahun ini terkenang sebagai momen langka di mana wali murid mengambil peran garda terdepan. Khususnya untuk menunjukkan bahwa guru adalah pahlawan sejati yang harus dimuliakan oleh seluruh komponen sekolah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu