
PWMU.CO – Suasana meriah menyelimuti lapangan AR Fakhrudin Square, Kampus A SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres), Jumat (20/6/2025). Saat itu digelar acara tahunan Gelar Apresiasi Karya Seni, Literasi, dan Sains (Gresikan). Kegiatan ini menjadi penutup semester genap tahun ajaran 2024-2025 yang mempersembahkan beragam tampilan unik dan edukatif dari seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6.
Seluruh orang tua turut hadir melihat penampilan para murid. Mulai dari seni tari, pertunjukan vokal, kampanye anti narkoba, hingga demonstrasi percobaan sains hasil pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), seluruh karya ditampilkan dengan penuh antusias oleh para murid. Acara ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi kreatif murid, tetapi juga menjadi momen yang membanggakan bagi para orang tua.
Hasil Kolaborasi

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SD Mugres Kampus A, Luluk Subaidah SPd dan dihadiri oleh tim Majelis Dikdasmen-PNF PCM Gresik. Ketua Dikdasmen-PNF, Dr Sukaris SE MSM menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini.
“Saya sangat kagum dan bahagia melihat kegiatan ini terus diadakan tiap tahun. Ini adalah bentuk penghargaan luar biasa atas kerja keras anak-anak dalam belajar. Orang tua pasti bangga melihat anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berani dan berkompetensi tinggi,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Gresik ini.
Ditemui kontributor PWMU.CO, Anisatur Rohmawati SPd. selaku ketua pelaksana Gresikan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi luar biasa antara guru, murid, dan orang tua.
“Kami ingin memberi ruang kepada anak-anak untuk menampilkan potensi terbaik mereka. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga tahun depan Gresik bisa lebih meriah dan inspiratif,” ujar Anis.
Usai penampilan, para wali murid diarahkan ke Aula Sang Surya untuk menyaksikan pameran hasil karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Semua karya yang dipajang merupakan hasil kerja keras murid selama satu semester dan mencerminkan kreativitas serta keterampilan nyata yang mereka miliki.
Salah satu wali murid kelas 5, Lia Wahyuni, menyatakan rasa bangganya.
“Saya terharu melihat anak saya tampil percaya diri di depan umum. Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menumbuhkan keberanian dan rasa tanggung jawab dalam berkarya,” paparnya. (*)
Penulis Maylinda Alvi Rosidah Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments