Suasana hangat dan meriah tampak di lobi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) saat kedatangan Guest Teacher dari Amerika Serikat, Briana Baffour Adu-Kyei. Ia merupakan English Teaching Assistant dari American Indonesia Exchange Foundation (Aminef).
Guru tamu istimewa ini akan mengajar di Smamita selama delapan bulan. Kedatangannya disambut antusias oleh ratusan siswa yang memadati lobi sekolah. Para siswa berjajar sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Amerika Serikat.
Suasana semakin semarak dengan penampilan tari tradisional Nusantara bertajuk Sparkling Surabaya oleh Kimberly Putri Andana, siswi International Class XII-5. Aksi Kimberly berhasil memukau Briana hingga ia ikut menari bersama. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (8/10/2025).
Kemeriahan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus sarana memperkenalkan budaya Indonesia kepada guru tamu. Kimberly tampil anggun dengan busana khas daerah, memikat perhatian Briana dan seluruh siswa yang hadir.
Acara penyambutan juga dihadiri oleh seluruh guru dan jajaran pimpinan sekolah, termasuk Direktur Smamita Edwin Yogi Laayrananta, MIKom. Dalam kesempatan itu, Briana memperkenalkan dirinya dan berbagi pengalaman kepada siswa.
“Kami berharap para siswa dapat belajar langsung dari pengalaman dan perbedaan budaya yang dibawa oleh Guest Teacher,” ujar Edwin.
Ia menambahkan, interaksi ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi serta memperkuat karakter yang toleran dan menghargai perbedaan.
Menurut Edwin, kehadiran Briana juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi Smamita sebagai sekolah berwawasan global dan berdaya saing internasional. Dalam acara tersebut, Edwin juga menyerahkan tanda pengenal berupa ID Card kepada Briana sebagai simbol penyambutan resmi.
Briana mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan.
“Saya sangat tersentuh dengan sambutan yang luar biasa ini. Tarian yang dibawakan Kimberly Putri Andana sangat indah dan penuh makna. Saya senang bisa berbagi pengalaman dan belajar bersama di Smamita,” ungkap Briana, yang memiliki keturunan Ghana.
Ia juga menyampaikan kesan positif selama berada di Smamita. “Saya merasa sangat senang dan terhormat dapat menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran di sini. Suasana sekolah sangat ramah, penuh semangat, dan terbuka terhadap budaya baru. Para guru profesional dan saling mendukung, sementara para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam belajar bahasa Inggris.,” tuturnya.
Melalui program yang difasilitasi oleh Aminef, Briana berharap dapat berbagi pengetahuan sekaligus belajar banyak tentang budaya Indonesia yang kaya dan penuh nilai kebersamaan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari seluruh civitas akademika Smamita.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Briana, guru, dan siswa, yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments